Cegah Dehidrasi dan Asam Lambung saat Puasa
- 09 Mar 2026 22:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Dokter Choirul Mufied mengingatkan masyarakat untuk menjaga kecukupan cairan dan pola makan yang sehat selama menjalankan ibadah puasa. Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Kesehatan Pro 1 RRI Purwokerto.
Menurutnya, kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti lemas, mengantuk, hingga gangguan aktivitas sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa dehidrasi yang dibiarkan dapat berdampak lebih serius, terutama pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
“Kalau kekurangan cairan itu bisa menyebabkan lemas, ngantuk, aktivitas terganggu, bahkan bisa berbahaya kalau disertai penyakit lain,” katanya.
Untuk mencegah dehidrasi saat puasa, ia menyarankan masyarakat mengatur pola minum dengan metode 2-4-2. Pola ini berarti dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka puasa, dan dua gelas sebelum tidur.
“Metode 242 itu sederhana, dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka, dan dua gelas sebelum tidur supaya kebutuhan cairan tetap terpenuhi,” tambahnya.
Selain menjaga asupan cairan, masyarakat juga dianjurkan memilih makanan yang ramah bagi lambung. Ia menyarankan agar mengurangi makanan yang terlalu pedas, terlalu banyak santan, serta tidak langsung tidur setelah makan.
“Usahakan juga menghindari makanan yang terlalu pedas atau banyak santannya agar lambung tetap nyaman saat puasa,” katanya.
Dokter Choirul juga menyarankan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang banyak mengandung air, seperti semangka, melon, timun, dan jeruk. Menurutnya, makanan tersebut dapat membantu menambah asupan cairan dalam tubuh selama menjalani puasa.
Ia menambahkan, masyarakat juga perlu mengunyah makanan dengan baik. Tidak makan secara terburu-buru agar proses pencernaan berjalan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....