Padang Panjang Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pasca Bencana ke BNPB

  • 07 Mar 2026 02:43 WIB
  •  Bukittinggi

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang Panjang melalui pertemuan dengan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Rustian, Jumat 6 Maret 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menyampaikan langsung kondisi daerah pascabencana sekaligus mengajukan dukungan Pemerintah Pusat dalam mempercepat proses pemulihan dan memperkuat sistem penanggulangan bencana ke depan.

Dalam kesempatan itu, Wako Hendri memaparkan kondisi terkini Padang Panjang pascabencana hidrometeorologi, termasuk berbagai langkah rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota.

Upaya tersebut meliputi perbaikan rumah warga terdampak, pemulihan akses jalan darat, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan serta fasilitas kesehatan, hingga normalisasi sungai guna meminimalkan risiko bencana di masa mendatang.

Selain membahas percepatan pemulihan, Wali Kota juga menyerahkan proposal permohonan bantuan peralatan dan logistik penanggulangan bencana kepada BNPB. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan serta kapasitas penanganan bencana di Padang Panjang.

“Melalui dukungan peralatan dan logistik ini, kami berharap penyelenggaraan penanggulangan bencana di Padang Panjang dapat berjalan lebih optimal sehingga masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman bencana,” ujar Hendri.

Ia juga menyampaikan, Pemko telah menetapkan Keputusan Wali Kota Padang Panjang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Penerima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi/Cuaca Ekstrem Tahun 2025.

Bantuan tersebut diberikan kepada 395 penerima, terdiri dari 352 rumah rusak sedang, dua rusak ringan, dan 41 rumah rusak berat yang direlokasi.

Sementara itu, Sestama Rustian menyampaikan, BNPB terus berkomitmen mendukung penanganan pascabencana di berbagai daerah, termasuk Padang Panjang, terutama dalam percepatan program rehab-rekon.

“BNPB terus berupaya mempercepat proses rehab-rekon di daerah terdampak bencana agar masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal dan aman,” kata Rustian.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur Peringatan Dini BNPB, Afrial Rosya, Kepala Biro Perencanaan BNPB, Yuverizal, serta Plt Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, Dian Eka Purnama.

Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah diharapkan mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus memperkuat sistem mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(rilis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....