Bapanas Pastikan Harga Pangan di Pasar Kopro Normal

  • 05 Mar 2026 11:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan perdagangan pangan di Pasar Kopro Jakarta Barat berjalan normal. Pengecekan dilakukan setelah muncul isu kenaikan harga.

Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga dan Mutu Keamanan Pangan melakukan pemantauan langsung. Pemantauan berlangsung di Pasar Kopro Tomang Barat, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Hasil pengecekan menunjukkan harga daging sapi sekitar Rp140 ribu per kilogram. Harga tersebut sesuai Harga Acuan Penjualan pemerintah.

Bagian has dalam atau tenderloin dijual Rp150 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram. Sementara daging sop dijual sekitar Rp120 ribu per kilogram.

Harga acuan pemerintah mengatur potongan tertentu daging sapi. Paha depan Rp130 ribu dan paha belakang Rp140 ribu per kilogram.

Untuk komoditas ayam ras, harga berada pada kisaran Rp38 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Harga telur ayam ras sekitar Rp31 ribu per kilogram.

Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Bapanas, Sulistiyorini, memastikan kondisi harga masih wajar. Pasokan pangan juga dinilai cukup tersedia.

“Kami turun langsung memastikan kondisi lapangan. Secara umum pasokan tersedia dan perdagangan berjalan normal,” ucapnya.

Pedagang daging sapi di Pasar Kopro juga mengakui harga relatif stabil. Harga Rp140 ribu per kilogram menjadi harga paling diminati pembeli.

“Harga Rp140 ribu ini yang paling standar dan paling laku. Bahkan hari ini sudah habis,” ucap pedagang bernama Pendy.

Pedagang ayam menyebut harga bahkan mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya. Harga ayam kini dijual sekitar Rp38 ribu per kilogram.

Sementara harga telur ayam ras juga menunjukkan tren penurunan. Harga turun dari Rp33 ribu menjadi Rp31 ribu per kilogram.

Kasubdit Industri dan Perdagangan Polda Metro Jaya AKBP Muh. Ardila Amry memastikan pengawasan terus dilakukan. Pengawasan dilakukan hingga menjelang Idulfitri.

Ia mengingatkan pedagang dan distributor tidak melakukan penimbunan. Praktik permainan harga juga diminta tidak terjadi.

“Kami memastikan harga bahan pokok stabil dan ketersediaannya aman bagi masyarakat,” katanya.

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan bertindak tegas. Penindakan dilakukan terhadap pelaku usaha yang menaikkan harga tidak wajar.

“Kami sudah koordinasi dengan Polri. Kalau ada yang bermain, kejar dan tindak,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....