Jembatan Palu III Ditutup Sementara Pascagempa, Lalu Lintas Dialihkan

  • 16 Jun 2026 17:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menutup sementara akses lalu lintas di Jembatan Palu III buntut infrastruktur tersebut mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7, Selasa 16 Juni 2026.
  • Penutupan jembatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan masyarakat.
  • Bagi para pengguna jalan diimbau agar patuhi rambu-rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan.

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menutup sementara akses lalu lintas di Jembatan Palu III. Ini setelah infrastruktur tersebut mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa 16 Juni 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Trinso Yunianto, mengatakan penutupan dilakukan berdasarkan instruksi kepala daerah. Hal ini sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan masyarakat.

“Penutupan sementara akses berdasarkan instruksi kepala daerah, terjadi beberapa kendala pada bagian jembatan setelah diguncang gempa,” kata Trinso di Palu, Selasa 16 Juni 2026. Menyusul penutupan tersebut, Dishub bersama kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai arus kendaraan.

Pengguna jalan dari arah Jalan Kimaja dialihkan menuju Jalan Rajamoili. Sementara Jembatan Palu IV menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak menuju wilayah Palu Barat.

Adapun kendaraan dari arah Jalan KH Wahid Hasyim diarahkan melewati Jalan Teuku Umar atau kawasan Pasar Tua. Untuk akses menuju Palu bagian timur, masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Palu I.

“Rambu-rambu sudah dipasang. Petugas dari kepolisian dan Dishub juga sudah disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas,” ujarnya.

Trinso menjelaskan, pemerintah telah mengutus tim khusus untuk memeriksa kondisi Jembatan Palu III. Pemeriksaan dilakukan setelah ditemukan retakan pada bagian sambungan jembatan yang diduga dipicu oleh guncangan gempa.

Menurutnya, keputusan mengenai kelayakan jembatan untuk kembali dilalui kendaraan akan ditentukan setelah hasil kajian dari instansi teknis terkait selesai dilakukan. Ia menegaskan, penutupan sementara merupakan langkah pencegahan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah kondisi pascagempa yang masih berpotensi memunculkan gempa susulan.

“Kami berharap masyarakat memahami situasi saat ini. Bagi pengguna jalan kami mengimbau patuhi rambu-rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan,” kata Trinso.

Diketahui, gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu pada Selasa sekitar pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Gempa berpusat di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....