Pelaku UMKM di Bekasi Keluhkan Naiknya Harga Kebutuhan Pokok
- 09 Jun 2026 07:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Harga kebutuhan pokok di Kota Bekasi mengalami kenaikan berkisar 20 hingg 30 persen.
- Kenaikan harga membuat sejumlah pelaku UMKM khusunya sektor makanan atau kuliner merasa keberatan.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Sejumlah pelaku UMKM sektor kuliner atau makanan di Kota Bekasi mengeluhkan naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok di Kota Bekasi. Pasalnya kenaikan harga membuat mereka kesulitan dalam mengatur keuangan.
Salah seorang pedagang nasi goreng di Kota Bekasi, Musarofah mengaku kenaikan harga bahan pokok sangat menyulitkan. Sebab dengan kenaikan tersebut ia harus mengeluarkan modal lebih banyak dari biasanya.
"Semua barang naik, sayur, beras hingga plastik. Susah ngatur keuangannya, buat modal lagi," katanya, Senin, 8 Juni 2026.
Sementara di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, ia tidak serta merta bisa menaikan harga jual. Pasalnya hal itu akan berpengaruh kepada pelanggan yang biasa membeli dagangnya.
"Kita harga jual per porsi 16 ribu, tetap tidak ada kenaikan. Kita mau naikin harga juga bingung takut pelanggan tidak beli lagi," katanya.
Dengan kondisi harga kebutuhan pokok yang naik, pihaknya berharap harga bisa kembali turun. Sehingga tidak memberatkan para pedagang kecil sepertinya.
"Pengennya harga-harga turun, sehingga kita tidak terlalu menjerit. Pokoknya kembali seperti awal," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Sekadar informasi, bahwa sejumlah harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Bekasi tengah mengalami kenaikan. Adapun kenaikan sendiri berkisar antara 20 hingga 30 persen.
Sementara untuk jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya, beras, tepung, bawang putih. Serta sejumlah bahan dan kebutuhan pokok lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....