Sulteng Sediakan 1.370 Kuota Mudik Gratis Lebaran 1447 H Jalur Darat dan Laut
- 04 Mar 2026 23:01 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi membuka program mudik gratis bertajuk ‘Berani Lancar’ untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini bertujuan memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman melalui jalur darat maupun laut.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah, Sisliandy Ponulele menjelaskan pihaknya menyediakan kuota sebanyak 1.000 orang untuk tujuan kabupaten di dalam provinsi. Dalam pelaksanaannya, Dishub bekerja sama dengan mitra pelaku usaha angkutan guna menyediakan armada yang memadai.
“Untuk tujuan ke kabupaten dalam provinsi disediakan kuota 1.000 orang dan disediakan armada angkutan kerja sama dengan mitra pelaku usaha,” kata Sisliandy saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp Senin, 2 Maret 2026.
Selain jalur darat, Dishub Sulteng juga memfasilitasi pemudik jalur laut melalui kerja sama dengan PT Dharma Lautan Utama (DLU). Layanan ini dikhususkan bagi masyarakat dari Surabaya dan Balikpapan menuju Donggala menggunakan Kapal Dharma Kencana.
Kapasitas yang disediakan untuk jalur laut ini mencapai 370 orang bagi masyarakat yang berada di luar Sulawesi Tengah. Sisliandy menyebut bahwa saat ini kemampuan pemerintah daerah dalam menyediakan kuota gratis memang masih terbatas.
“Saat ini kemampuan kita hanya sejumlah yang terbatas dulu, mudah-mudahan ke depannya dapat ditambah lagi kuotanya,” katanya saat memberikan keterangan tertulis.
Ia berharap di masa mendatang alokasi anggaran untuk program ini dapat ditingkatkan kembali oleh pemerintah provinsi. Hal tersebut bertujuan agar manfaat mudik gratis dapat dirasakan lebih luas oleh warga Sulteng yang berada di perantauan.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Keselamatan Jalan Dishub Sulteng, Asnansyah menjelaskan, pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 2 hingga 11 Maret 2026 mendatang. Masyarakat dapat mendaftar melalui sistem daring yang telah disiapkan sesuai dengan arahan Gubernur terkait digitalisasi layanan.
“Ini sehubungan dengan arahan pimpinan dalam hal ini Bapak Gubernur untuk melakukan digitalisasi, sehingga pendaftaran kita lakukan sistem online,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menyebut, meski menggunakan sistem digital, pihak Dishub Sulteng tetap membuka layanan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akses. Warga diarahkan untuk datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan guna mendapatkan bantuan teknis dalam pengisian data.
Asnansyah menambahlan, untuk mudik via jalur darat, pihaknya telah menyiagakan sekitar 40 armada bus yang akan melayani hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah. Namun, rute jarak pendek seperti Kabupaten Sigi dan Donggala tidak termasuk dalam layanan mudik gratis tahun ini.
Ia menyatakan, rute menuju Kabupaten Luwuk diprediksi masih menjadi tujuan yang paling banyak diminati karena mencakup wilayah Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Panitia akan mengalihkan kuota dari trayek yang sepi peminat ke rute yang mengalami lonjakan pendaftar agar lebih efektif.
“Trayek yang sepi peminat bisa dialihkan kuotanya ke daerah yang membutuhkan karena daerah tersebut sudah tidak ada lagi yang memanfaatkan,” ucapnya.
Rombongan pemudik dijadwalkan akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah di depan Kantor Gubernur pada 16 Maret 2026 mendatang. Masyarakat diingatkan untuk memastikan data tujuan sudah benar saat mendaftar serta tetap menjaga kesehatan selama perjalanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....