Pemprov Sulteng Siapkan Seribu Kuota Mudik Gratis Jalur Darat

  • 04 Mar 2026 22:33 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan 1.000 kuota mudik gratis jalur darat untuk libur Lebaran 1447 Hijriah. Program yang bertajuk BERANI Mudik Gratis ini secara rutin digelar senagai upaya meringankan beban masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman secara aman dan terorganisir.

Kepala Bidang Angkutan Keselamatan Jalan Dishub Sulteng, Asnansyah mengatakan, pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 2 hingga 11 Maret 2026 mendatang. Masyarakat dapat mendaftar melalui sistem daring yang telah disiapkan sesuai dengan arahan Gubernur terkait digitalisasi layanan.

“Ini sehubungan dengan arahan pimpinan dalam hal ini Bapak Gubernur untuk melakukan digitalisasi, sehingga pendaftaran kita lakukan sistem online,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 4 Maret 2026.

Meskipun menggunakan sistem digital, pihak Dishub tetap membuka layanan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akses. Warga diarahkan untuk datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan guna mendapatkan bantuan teknis dalam pengisian data.

Selain jalur darat, pemerintah juga menyediakan kuota tambahan sebanyak 370 orang untuk pemudik dari luar kota menuju Palu via jalur laut. Layanan jalur laut ini merupakan bagian dari perluasan cakupan mudik gratis di luar kuota seribu orang jalur darat.

“Untuk kuota terhadap mudik ini kurang lebih seribu orang jalur darat, adapun yang dari luar itu kuota di luar daripada seribu ini,” katanya menjelaskan rincian kuota.

Asnansyah menjelaskan, Dishub Sulteng telah menyiagakan sekitar 40 armada bus yang akan melayani hampir seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah. Namun, rute jarak pendek seperti Kabupaten Sigi dan Donggala tidak termasuk dalam layanan mudik gratis tahun ini.

Rute menuju Kabupaten Luwuk diprediksi masih menjadi tujuan yang paling banyak diminati karena mencakup wilayah Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Panitia akan mengalihkan kuota dari trayek yang sepi peminat ke rute yang mengalami lonjakan pendaftar agar lebih efektif.

“Trayek yang sepi peminat bisa dialihkan kuotanya ke daerah yang membutuhkan karena daerah tersebut sudah tidak ada lagi yang memanfaatkan,” ucapnya Asnansyah.

Rombongan pemudik dijadwalkan akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah di depan Kantor Gubernur pada 16 Maret 2026 mendatang. Masyarakat diingatkan untuk memastikan data tujuan sudah benar saat mendaftar serta tetap menjaga kesehatan selama perjalanan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....