BPS Mamuju Catat Inflasi Bulanan Februari 2026 Sebesar 0,07 Persen

  • 03 Mar 2026 10:41 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju mencatat inflasi Februari 2026 di bumi Manakarra (Kabupaten Mamuju) secara bulanan (month to month) diangka 0,07 persen, sedangkan secara tahunan, inflasi Mamuju tercatat diangka 7,13 persen, serta inflasi tahun kalender mencapai 1,65 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju, Sundari Budiani, dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS) mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas utama di wilayah kerjanya.

“Pada bulan Februari 2026, Mamuju mengalami inflasi month to month sebesar 0,07 persen, inflasi year-on-year sebesar 7,13 persen, dan inflasi year-to-date sebesar 1,65 persen,” kata Sundari, Senin 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, penyumbang utama inflasi Mamuju pada Februari 2026 secara bulanan antara lain ikan cakalang dan emas perhiasan masing-masing memberi andil inflasi 0,11 persen, disusul cabai rawit 0,06 persen, lalu popok bayi, sigaret kretek tangan (SKT) dan cumi-cumi.

“Kenaikan harga komoditas ini cukup dominan dalam membentuk inflasi bulan berjalan, terutama pada kelompok bahan pangan dan kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Sementara itu, secara tahunan, penyumbang utama inflasi Februari 2026 berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 3,85 persen.

Jika dilihat lebih rinci, lanjut Sundari, sejumlah komoditas yang turut memberikan andil terhadap inflasi secara year on year di antaranya tarif listrik dengan andil terbesar 2,15 persen, disusul ikan cakalang 0,99 persen, kemudian ikan layang diangka 0,81 persen, lalu emas perhiasan, beras, serta sigaret kretek mesin (SKM).

BPS Kabupaten Mamuju terus memantau perkembangan harga berbagai komoditas strategis guna memberikan gambaran kondisi ekonomi daerah serta menjadi dasar pengambilan kebijakan pengendalian inflasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....