UPT Museum Pastikan Layanan Galeri Islam Tetap Optimal Selama Ramadan
- 03 Mar 2026 09:31 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Selain museum utama, UPT Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tengah juga mengelola museum yang berada di kompleks Masjid Raya Baitul Khairaat. Keberadaan museum ini menjadi salah satu destinasi edukasi religi yang relevan dikunjungi selama bulan Ramadan.
Kepala UPT Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tengah, Rim, menjelaskan bahwa museum tersebut berada di bawah Dinas Kebudayaan dan secara teknis pengelolaannya diserahkan kepada UPT Museum dan Taman Budaya. Pihaknya bertanggung jawab dalam penataan koleksi, jadwal penjagaan, hingga pelayanan pengunjung.
“Di dalam museum tersebut, pengunjung dapat menyaksikan galeri perkembangan Islam di Sulawesi Tengah. Materi yang ditampilkan mencakup sejarah masuknya Islam ke Indonesia, proses penyebarannya di wilayah Sulawesi, hingga perkembangan Islam di Sulawesi Tengah secara khusus.” ujarnya saat dihubungi RRI Senin, 2 Maret 2026.
Terdapat pula dokumentasi tentang tokoh-tokoh penting dalam penyebaran Islam, seperti Guru Tua dan Datuk Karama. Selain itu, museum juga menampilkan informasi mengenai masjid-masjid tua yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya di Sulawesi Tengah, di antaranya Masjid Tua Bungku dan Masjid Jami.
Menurut Rim, pada hari Jumat jumlah pengunjung biasanya meningkat karena banyak jemaah yang datang untuk beribadah di masjid dan menyempatkan diri mengunjungi museum. Untuk itu, pihaknya telah menjadwalkan petugas khusus agar pelayanan tetap berjalan lancar.
Meski tidak ada pameran khusus selama Ramadan, koleksi bernuansa Islam yang sudah ada tetap menjadi daya tarik utama. Pameran khusus biasanya dilaksanakan dua kali dalam setahun, menyesuaikan dengan momentum tertentu seperti peringatan hari jadi provinsi atau peringatan penting lainnya.
Rim menegaskan, tidak ada kendala berarti dalam pengelolaan museum selama Ramadan. Tantangan utama hanya pada penyesuaian jam kerja, sementara sistem pelayanan, pendampingan pemandu, serta akses informasi digital tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Ramadan justru menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kunjungan edukasi religi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan museum sebagai ruang belajar sekaligus destinasi wisata yang bernilai sejarah dan budaya,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....