TBM Kepri Libatkan Disabilitas dalam Gerakan Literasi
- 25 Feb 2026 17:48 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepulauan Riau terus memperkuat prinsip inklusivitas dalam gerakan literasi. Hal ini termasuk dengan melibatkan kelompok disabilitas dan masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak terpinggirkan dari akses bacaan.
Ketua Pengurus Wilayah Forum TBM Kepri, Harken, menegaskan, bahwa literasi harus dapat dinikmati seluruh kalangan. Sehingga, pihaknya melibatkan penyandang disabilitas dalam struktur kepengurusan sebagai bentuk nyata komitmen inklusif.
”Ini bagian nyata inklusif-inklusif tadi, bahwasan kita tidak membedakan latar belakang lapisan masyarakat,” ujar Harken, Rabu, 25 Februari 2026.
Harken mengungkapkan, keterlibatan penyandang disabilitas memungkinkan forum memperoleh masukan langsung terkait kebutuhan kelompok disabilitas. Setiap saran yang disampaikan menjadi bahan diskusi dan kajian untuk mencari solusi agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati akses literasi secara setara.
”Pengurus memberikan masukan kepada kita, dan juga masukan itu menjadi bahan diskusi bagi kita,” ucapnya.
Harken menjelaskan, komunikasi yang intensif menjadi kunci dalam menjembatani kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Sehingga, program literasi yang dijalankan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan.
”Bagaimana semua lapisan masyarakat itu bisa menikmati akses, bisa menikmati bahan bacaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, literasi tidak terbatas pada aktivitas membaca buku semata. Literasi merupakan kemampuan memahami dan memaknai informasi sehingga mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Ketika literasi tumbuh, maka kualitas SDM meningkat dan berdampak pada kemajuan masyarakat,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....