Satpol PP Pangkalpinang Intensif Razia Gepeng dan Anjal Selama Ramadan
- 25 Feb 2026 15:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Satpol PP Kota Pangkalpinang terus mengintensifkan razia terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), dan anak jalanan (Anjal) serta pengamen di sejumlah titik wilayah Kota Pangkalpinang selama bulan Ramadan.
Pejabat Penyidik, Satpol PP Kota Pangkalpinang, Mulyanto, mengatakan bahwa penertiban sebenarnya sudah rutin dilakukan sebelum Ramadan. Namun, selama bulan suci, pengawasan dilakukan lebih intensif karena aktivitas masyarakat di ruang publik meningkat.
“Dari sebelum Ramadan kita memang rutin, dan saat Ramadan kita lebih intensif. Tapi para gepeng yang terjaring razia itu-itu saja,” ujarnya, Rabu 25 Februari 2026.
Ia menyebutkan, selama Ramadan tahun ini pihaknya telah menjaring sekitar 10 orang gepeng dalam sejumlah operasi penertiban. Mereka kemudian didata dan diberikan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mulyanto menegaskan, terdapat sanksi tegas bagi pelaku yang melakukan aktivitas mengemis, meminta-minta, maupun yang mengoordinir kegiatan tersebut. Sesuai regulasi daerah, pelaku dapat dikenakan ancaman kurungan maksimal enam bulan.
“Jadi ada sanksi untuk pelaku yang melakukan ngemis, minta-minta, mengoordinir itu ancamannya enam bulan menurut regulasi,” ucapnya.
Tak hanya itu, masyarakat yang memberikan uang atau barang kepada gepeng di tempat umum juga dapat dikenakan sanksi. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku, pemberi dapat dikenai denda hingga Rp1 juta atau kurungan selama 10 hari.
“Kami mengharapkan masyarakat jangan memberikan sesuatu kepada gepeng karena ada aturannya kalau di tempat umum, kecuali di tempat privat," katanya.
Ia menambahkan, upaya penertiban ini dilakukan agar praktik mengemis tidak tumbuh dan berkembang di Kota Pangkalpinang, sekaligus menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan.
Sementara itu, Seto salah satu masyarakat berharap dengan adanya razia ini dapat memeberikan rasa nyaman bagi masyarakat.
"Kalau saya sering melihat pengamen maupun lainnya dilampu merah," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....