Alami Sakit Kronis, ABK Asing Dievakuasi Tim SAR

  • 06 Jul 2026 11:26 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Pangkalpinang melaksanakan operasi SAR evakuasi medis (Medevac) terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) asing dari MV Jacob Oldendorff di perairan Pulau Belitung.

Korban yang diketahui bernama Picache (35), warga negara Filipina, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang Mikel Rachman Junika menceritakan, pihaknya menerima laporan pada pukul 17.47 WIB dari Kapten Vu Tuan, Nakhoda Kapal MV Jacob Oldendorff. Kapal kargo berbendera Filipina tersebut tengah berlayar dari Tiongkok menuju Maroko. Saat melintasi perairan Belitung sekitar pukul 17.00 WIB, korban mendadak mengalami nyeri perut kronis dan membutuhkan pertolongan medis segera.

Merespons situasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung disiagakan. Pada pukul 19.30 WIB, tim melaksanakan briefing persiapan pergerakan di Pelabuhan Tanjung Pandan. Tim kemudian bergerak menuju titik intercept (LKP) pada pukul 20.10 WIB menggunakan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Basarnas.

Di tengah kondisi cuaca berawan dengan kecepatan angin 7 knot dari Tenggara dan ombak setinggi 0,5 meter, tim berhasil bermanuver dan sandar di lambung kapal MV Jacob Oldendorff pada pukul 20.45 WIB.

Setibanya di atas kapal kargo, Tim Medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Pandan langsung melakukan pemeriksaan klinis awal terhadap korban. Setelah kondisi korban dinyatakan memungkinkan untuk dipindahkan, proses evakuasi dari kapal kargo ke RIB 04 Basarnas dilakukan dengan aman. Tepat pada pukul 21.00 WIB, Tim SAR Gabungan bertolak kembali menuju Pelabuhan Pelindo Tanjung Pandan dan tiba di dermaga pada pukul 21.45 WIB.

Korban selanjutnya langsung diserahterimakan kepada petugas medis darat dan dibawa menggunakan ambulans menuju RS Utama Belitung guna mendapatkan perawatan medis intensif.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan, baik dari personel USS Tanjung Pandan, KSOP, KKP, Pelni, Polairud, maupun TNI AL. Respons cepat (Quick Action) dan sinergi yang solid di lapangan menunjukkan komitmen bersama kita dalam semangat Satu Jiwa Satu Rasa untuk mewujudkan pelayanan SAR yang profesional, modern, dan teruji," ujar Mikel Rachman Junika.

Pertolongan tersebut juga diapresiasi Nelayan Pangkalpinang Rusdi, yang mengingatkan kepada rekan-rekan yang bekerja di atas kapal untuk tetap menjaga kesehatan dan membawa perlengkapan obat-obatan untuk pertolongan pertama bila sewaktu-waktu sakit.

“Di kapal itu kita harus siapkan obat karena kerja kita itu jauh di tengah laut. Jadi perlu waspada juga jaga kesehatan,” ujar Rusdi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....