Musim Cempedak,Pedagang di Sintang Raup Untung
- 20 Feb 2026 14:19 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Buah cempedak, salah satu buah tropis musiman di Kalimantan Barat, kini ramai diperjualbelikan di sejumlah titik di Kabupaten Sintang. Kehadirannya di musim panen disambut antusias masyarakat karena cita rasanya yang khas serta harganya yang relatif terjangkau.
Di kawasan Jalan Hutan Wisata Sintang, lapak-lapak pedagang tampak dipenuhi tumpukan buah beraroma harum tersebut. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000 per buah, tergantung ukuran dan kualitasnya.
Salah satu pedagang, Robiyati mengaku telah lebih dari setengah bulan berjualan cempedak di lokasi tersebut. Ia menyebut buah yang dijualnya didatangkan dari wilayah Ella Hilir, Kabupaten Melawi.
| Baca juga: Cuaca Hujan, Daya Beli Masyarakat Menurun |
“Saya asalnya dari Pandan SP 7, disini jualan buah tahunan. Kemarin ada durian dan kelengkeng hutan, sekarang jual cempedak. Kita ambilnya dari Ella Hilir, Melawi,” ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurut Robiyati, jumlah pasokan cempedak yang diterima tidak menentu. Dalam sekali pengambilan, ia bisa memperoleh 500 hingga 1.000 buah, tergantung hasil panen. Untuk penjualan harian, Robiyati menyebut hasilnya juga fluktuatif. Ada kalanya dagangan habis diborong pembeli, namun tidak jarang hanya terjual sebagian.
“Kadang bisa dapat sampai seribu buah, kadang 500, 600, atau 700 buah. Kalau penjualan per hari tidak pasti. Kadang bisa habis kalau ada yang borong, kadang 100 sampai 200 buah saja. Paling banyak pernah sampai 300 buah dalam sehari,” katanya.
Ia menambahkan, variasi harga disesuaikan dengan ukuran buah. Cempedak berukuran kecil dijual Rp10.000 hingga Rp20.000, sementara ukuran besar bisa mencapai Rp50.000 per buah.
“Untuk harganya kita ada yang Rp10.000, Rp15.000, Rp20.000, Rp25.000, Rp30.000 dan ada juga yang Rp50.000. Alhamdulillah ada untungnya, bisa Rp500.000 sampai Rp1.000.000. Peminat cempedak ini memang banyak,” tuturnya.
Ramainya penjualan cempedak ini tidak hanya menjadi berkah bagi pedagang musiman, tetapi juga menambah pilihan buah lokal bagi masyarakat Sintang yang ingin menikmati cita rasa khas buah tropis di Kalimantan. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....