Cuaca Hujan, Daya Beli Masyarakat Menurun
- 16 Jun 2026 08:29 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Faktor cuaca mempengaruhi daya beli masyarakat di kota Sintang Kalimantan Barat. Salah Seorang pedagang di Jalan Oevang Oeray Baning Sintang, Dika mengatakan Ketika curah hujan mengguyur kota Sintang, dagangannya sepi pengunjung sehingga berpengaruh terhadap omset yang turun rata-rata mencapai lima puluh sampai enam puluh persen, yang biasanya dengan penghasilan sekitar dua jutaan rupiah per hari.
Dika menjelaskan bahwa kondisi tersebut sudah beberapa kali terjadi, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama. Banyak pelanggan memilih menunda aktivitas di luar rumah sehingga jumlah pengunjung yang datang ke lokasi usahanya berkurang drastis.
“Selain itu, beberapa pelanggan yang biasanya datang pada sore hingga malam hari juga memilih berbelanja di waktu lain ketika cuaca lebih bersahabat,” kata Dika, Minggu, 14 Juni 2026.
Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sintang memprediksikan terjadi pengurangan curah hujan pada Juli dan Agustus 2026 yang dapat berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih.
Kepala BMKG Sintang Dharmawan mengatakan selain mengantisipasi ketersediaan air bersih juga adanya potensi penyakit saluran perapasan, kemudian untuk jalur transportasi khususnya penerbangan perlu diwaspadai adanya kabut asap yang mengakibatkan jarak pandang berkurang.
“Saya mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau, seperti menghemat penggunaan air bersih dan menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun,” kata Dharmawan.
Selain itu, para pelaku usaha juga diharapkan dapat menyesuaikan strategi usahanya dengan kondisi cuaca yang terjadi agar tetap dapat mempertahankan produktivitas dan pendapatan di tengah perubahan pola cuaca yang diprediksi berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....