Ria Norsan: Target IPM 2027 Dinilai Masih Terlalu Rendah

  • 20 Feb 2026 10:08 WIB
  •  Pontianak

RRI. CO. ID, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menilai target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalbar 2027 masih terlalu rendah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan. Hal itu disampaikan Gubernur saat konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalbar 2027 di Pontianak, Jum'at, 20 Februari 2026.

Menurutnya, persoalan IPM di Kalbar bukan semata-mata karena capaian yang tertinggal, melainkan rendahnya penetapan target yang dicanangkan pemerintah daerah. Ia mencontohkan, untuk tahun 2027, Kalimantan Timur telah menargetkan IPM pada kisaran 85 hingga 89. Sementara Kalbar masih menargetkan sekitar 73,11.

“Permasalahannya bukan karena ketinggalan IPM-nya, tetapi target kita yang saya lihat rendah sekali,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, jika target hanya di angka 73 persen dan tercapai, maka secara administratif memang berhasil. Namun, secara peringkat, Kalbar tetap berada di bawah provinsi lain di Kalimantan yang menargetkan di atas 75.

Ia juga menilai persoalan krusial IPM bukan berada di tingkat provinsi atau kabupaten, melainkan di tingkat desa dan kecamatan. Karena itu, bersama Wakil Gubernur, pihaknya mendorong pembangunan dimulai dari desa, terutama pada sektor pendidikan.

"Karena masih banyak masyarakat di desa yang belum menuntaskan pendidikan hingga jenjang SMA. Bahkan, tidak sedikit yang belum lulus sekolah menengah atas," katanya, memaparkan.

Untuk itu, pemerintah provinsi akan mendorong kerja sama dengan sekolah-sekolah maju di kabupaten dan kota guna menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan, seperti Paket A, Paket B, dan Paket C.

Selain itu, Gubernur juga berharap masukan dari kalangan akademisi untuk merumuskan strategi peningkatan IPM lima tahun ke depan. Ia menargetkan dalam lima tahun mendatang, IPM Kalbar setidaknya mampu mendekati bahkan melampaui capaian provinsi lain di Kalimantan.

Gubernur menegaskan, persoalan penetapan target IPM akan dibahas lebih lanjut bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar perencanaan pembangunan lebih progresif dan terukur.

Baca juga: Pemprov Kalbar Dukung Rencana Pembangunan Pabrik Cocopeat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....