Cuaca Tak Menentu, BPBD Siaga Hadapi Bencana
- 18 Feb 2026 21:14 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kondisi cuaca yang tidak menentu masih menjadi ancaman bencana di sejumlah daerah, termasuk di Kalimantan Tengah. Memasuki musim peralihan dan menjelang Ramadan, potensi bencana hidrometeorologi pun perlu diwaspadai masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan beberapa potensi bencana akibat cuaca yang perlu diwaspadai yakni banjir, angin puting beliung, hingga pohon tumbang yang bisa menghalangi jalan bahkan merusak rumah warga. Ia menegaskan personel BPBD bersiaga 24 jam dan siap bergerak kapan pun dibutuhkan.
"Namun demikian kita harus tetap menyadari bahwa bencana ini kan tidak bisa kita prediksi tapi kesiap-siagaan kita harus tetap waspada," katanya saat menjadi narasumber Program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 17 Februari 2026.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, menyampaikan risiko kebakaran hutan dan lahan juga perlu diwaspadai masyarakat. Ancaman tersebut terutama berpotensi terjadi di wilayah selatan Kotawaringin Timur yang memiliki karakteristik lahan gambut luas.
"Yang berbahaya justru di wilayah selatan ya jadi selatan itu hampir berbatasan dengan Laut Jawa, karena di daerah situ potensi gambutnya sangat luar biasa. Kita kalau kebakaran di daerah mineral itu pemadamannya lebih mudah, kadang-kadang hanya pakai dahan ranting saja dia bisa padam, tapi kalau di gambut jangan coba-coba," katanya.
Lebih lanjut Multazam menjelaskan, kebakaran di lahan gambut jauh lebih sulit dipadamkan, terlebih saat musim kering ketika sumber air di lokasi terbatas. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan tenaga, waktu, dan biaya lebih besar.
BPBD pun mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampak kabut asap yang pernah terjadi pada 2015, 2019, dan 2023. Kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak diharapkan mampu menekan risiko bencana selama Ramadan dan musim peralihan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....