Kuliah Pakar Fikes UMP Buka Wawasan Karier Perawat

  • 17 Feb 2026 20:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan kuliah pakar bertajuk Career Perspectives for Nurses in Germany pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Benedikt Schneider dan Adam Pamma selaku Direktur Malikal Zentrum Institute.

Kuliah pakar tersebut diikuti mahasiswa Fikes, khususnya program profesi ners, melalui skema daring, serta melibatkan para alumni. Agenda ini ditujukan untuk memperluas pemahaman tentang peluang kerja perawat di luar negeri, terutama di Jerman.

Wakil Dekan III FIKES UMP Ns. Endiyono, S.Kep., M.Kep., dalam sambutannya mendorong mahasiswa memanfaatkan forum ini sebagai sarana belajar sekaligus berdiskusi secara aktif.

“Semoga teman-teman bisa menyimak kuliah pakar pada siang ini. Kita juga memiliki salah satu mahasiswa yang diterima di Jerman, sehingga bisa menjadi referensi untuk bertanya terkait administrasi. Kita harus mampu mengubah paradigma, karena dunia terus berkembang,” ujar Endiyono.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pemateri dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam pemaparannya, Benedikt Schneider menuturkan bahwa kebutuhan tenaga perawat di Jerman masih terbuka lebar. Meski demikian, ia menekankan pentingnya kesiapan kemampuan bahasa sebagai syarat utama.

“Intinya adalah bahasa. Jika ingin bekerja di Jerman, kemampuan bahasa harus benar-benar dimatangkan,” tutur Benedikt.

Menurutnya, kecakapan berbahasa bukan hanya diperlukan untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga krusial dalam pelaksanaan tugas profesional dan proses adaptasi di tempat kerja.

Di sisi lain, Adam Pamma mengulas budaya kerja serta sistem profesional keperawatan di Jerman. Ia menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap standar kerja yang berlaku.

Menurut Adam, perawat yang berkarier di Jerman wajib mengikuti ketentuan regulasi, standar layanan kesehatan, serta etika profesi setempat.

Ia juga menjabarkan sejumlah fasilitas yang diterima perawat di Jerman, termasuk sistem pengupahan berbasis euro yang menarik perhatian peserta.

“Untuk perawat profesional, gaji bisa mencapai sekitar 4.000 euro. Selain itu, perawat yang bekerja di Jerman juga mendapatkan fasilitas sesuai standar negara tersebut, termasuk jaminan asuransi,” ucap Adam.

Ia menambahkan, karier keperawatan di Jerman tidak sekadar menawarkan lapangan pekerjaan, tetapi juga kepastian sistem dan perlindungan profesional bagi tenaga kesehatan.

Kegiatan kuliah pakar ini sekaligus menjadi forum interaktif bagi mahasiswa yang berminat berkarier di luar negeri. Peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk menanyakan alur administrasi, persyaratan, hingga kesiapan yang perlu dipenuhi.

Melalui agenda tersebut, Fikes UMP menargetkan mahasiswa semakin terdorong meningkatkan kompetensi dan memiliki wawasan global dalam menghadapi peluang kerja di bidang keperawatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....