Harga Bawang dan Gula Pasir Naik di Pontianak

  • 16 Feb 2026 16:47 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, terpantau mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir jelang perayaan Imlek 2577 Kongzili. Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas bawang dan gula pasir.

Pedagang sembako Pasar Flamboyan, Tommy, mengatakan harga beras dan minyak goreng masih relatif stabil. “Untuk beras normal, minyak juga oke. Masih aman,” ujarnya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Namun, harga telur ayam mengalami kenaikan meski masih dalam batas wajar. Dari sebelumnya Rp2.000 per butir, kini menjadi Rp2.200 per butir akibat meningkatnya permintaan.

Kenaikan juga terjadi pada gula pasir. Harga eceran yang sebelumnya Rp17.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp19.000 per kilogram. Tommy mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan tersebut, namun ia menyebut ada informasi harga masih berpotensi naik.

Lonjakan tajam terjadi pada bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah kini mencapai Rp88.000 per kilogram, bahkan ada pedagang yang menjual hingga Rp100.000 per kilogram. Sementara bawang putih dijual Rp48.000 per kilogram.

Padahal sebelumnya, harga bawang merah berkisar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, sedangkan bawang putih sekitar Rp28.000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi dalam kurun waktu sekitar dua minggu terakhir.

Menurut Tommy, lonjakan harga bawang disebabkan keterlambatan pasokan. Barang yang didatangkan dari Pulau Jawa dan sebagian melalui perbatasan mengalami hambatan distribusi.

Ia menyebut keterlambatan terjadi akibat antrean bongkar muat di dermaga. Kapasitas dermaga dinilai tidak sebanding dengan jumlah kapal yang masuk sehingga pengiriman barang tertunda.

“Bukan barangnya tidak ada, tapi lambat sampai ke sini,” katanya, menjelaskan.

Kondisi tersebut membuat pasokan berkurang di pasaran dan memicu kenaikan harga. Masyarakat pun terpaksa menyesuaikan pola belanja.

Tommy menuturkan, jika sebelumnya pembeli bisa membeli dua kilogram bawang, kini sebagian hanya membeli dua hingga tiga ons untuk kebutuhan sementara.

Meski demikian, ia memastikan sejumlah kebutuhan pokok lain seperti gula, garam, dan minyak goreng masih tersedia dan relatif stabil. Ia berharap distribusi segera lancar agar harga kembali normal dan daya beli masyarakat tidak semakin tertekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....