Anak Berkebutuhan Khusus Masih Sering Terima Label Negatif

  • 16 Feb 2026 00:46 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai anak berkebutuhan khusus (ABK) dinilai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan langgengnya stigma negatif terhadap ABK di tengah masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang Guru Tata Busana SLBN Mapilli, Nailah Muslim, dalam dialog interaktif Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Mamuju, Sabtu, 14 Februari 2026.

Menurutnya, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap ABK menyebabkan munculnya label-label yang tidak ramah.

"Masyarakat awam yang belum tahu, mereka itu selalu melabeli anak-anak berkebutuhan khusus dengan label-label yang tidak ramah," ujarnya.

Ia mencontohkan, di wilayahnya masih ditemukan sebutan tertentu yang memiliki konotasi negatif terhadap anak berkebutuhan khusus.

"Kalau di khususnya di daerah Mandar ya bahasa Mandar saya kurang tahu ya di tempat lain seperti apa, kadang masyarakat menamai anak berkebutuhan khusus dengan istilah 'Cangngo-cangngo' itu kalau dalam bahasa Indonesia, maaf ya artinya bodoh," jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan, masih terdapat salah pemahaman di tengah masyarakat. Beberapa masyarakat menganggap Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai sekolah untuk orang dengan gangguan jiwa.

"Kemudian pernah ada satu kasus ada orang tua siswa yang kebetulan mencari sekolah SLB Mapili ini, kemudian si ibu ini bertanya kepada salah satu warga yang tidak jauh dari SLB Mapilli, ibu ini bertanya di mana SLB Mapilli, jawaban yang dia dapat dari orang yang ditanya ini dia bilang oh itu yang sekolah orang gila," tuturnya.

Nailah menilai label-label negatif terhadap ABK masih dianggap hal yang biasa oleh sebagian masyarakat. Oleh karena itu, Ia mendorong adanya edukasi yang lebih luas mengenai pentingnya inklusifas terhadap anak berkebutuhan khusus.

"Label-label seperti itu sangat melekat dan dianggap biasa saja istilah itu di masyarakat sehingga itu edukasi tentang minimal istilah-istilah itu sangat penting," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....