Angka Stunting Cilegon 2029 Ditargetkan Turun 14 Persen
- 10 Feb 2026 14:58 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, menargetkan sebesar 14 persen lebih penurunan angka stunting di Kota Cilegon untuk Tahun 2029 mendatang. Penurunan angka stunting itu penting, guna menjaga stabilitas demografi.
Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon, Lendy Delyanto menyatakan, untuk mengurangi angka stunting itu, pihaknya akan melakukan penguatan terhadap Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang ada di Kota Cilegon, dalam mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non Paud.
| Baca juga: Anggaran SCC Masih Dikaji sebelum Finalisasi |
“Iya tentu DP3AP2KB Kota Cilegon harus melakukan penguatan terhadap pendistribusian MBG untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non Paud,” ujar Lendy, Selasa 10 Februari 2026.
Selain itu, harus melakukan pendampingan terhadap tim TPK yang terbentuk di Kota Cilegon dan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menurunkan angka stunting di Kota Cilegon. “berdasarkan laporan kepala DP3AP2KB Kota Cilegon sebelumnya. Kita tidak termasuk dalam tim TPK. Namun kita akan tetap menyesuaikan untuk mendukung program MBG,” ucap Lendy.
Lendy menyampaikan, saat ini angka stunting di Kota Cilegon dibawah persentase Nasional. Namun pemerintah masih menargetkan angka stunting turun hingga 14 persen pada Tahun 2029. “Angka stunting ini penting untuk menjaga stabilitas demografi,” katanya.
Diinformasikan, saat ini di Kota Cilegon memiliki sedikitnya tiga puluh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program MBG tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....