Ekonomi Kalbar Meningkat, Pertambangan Jadi Penopang
- 08 Feb 2026 11:49 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Ekonomi Kalimantan Barat tahun 2025 tumbuh 5,39 persen melampaui capaian 2024 menurut data resmi BPS Kalimantan Barat terbaru.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat pertumbuhan ekonomi tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 4,90 persen. Kinerja ini menunjukkan pemulihan dan penguatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh sebesar 31,48 persen. Meski demikian, kontribusi sektor ini terhadap total perekonomian Kalbar masih relatif terbatas, yakni sebesar 6,66 persen,” papar Kepala BPS Kalbar, Moch Saichudin saat Koferensi Pers, Kamis, 5 Februari 2026.
Selain pertambangan, sektor lain yang turut menopang pertumbuhan ekonomi Kalbar adalah konstruksi, perdagangan, serta industri pengolahan. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Dari sisi pengeluaran, komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Impor Barang dan Jasa. Namun demikian, impor merupakan faktor pengurang dalam perhitungan PDRB, berbeda dengan ekspor yang justru memberikan kontribusi positif.
“BPS mencatat ekspor Kalimantan Barat tumbuh sebesar 29,10 persen dengan kontribusi mencapai 19,76 persen terhadap PDRB. Kinerja ekspor ini menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Saichudin.
Sementara itu, struktur PDRB menurut pengeluaran masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi terbesar mencapai 48,51 persen. Disusul Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,08 persen yang tumbuh 6,71 persen.
Dari sisi sumber pertumbuhan, konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar dengan andil 2,67 persen, disusul PMTB sebesar 2,06 persen, serta pengeluaran konsumsi pemerintah yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat sepanjang 2025.
Baca juga : APBN Stabil, Namun Ketimpangan Kalbar Masih Jadi Sorotan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....