Sekda Apresiasi UT Tingkatkan SDM Kalbar
- 07 Feb 2026 18:34 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mewakili Gubernur Kalbar, menghadiri Wisuda Universitas Terbuka (UT) Pontianak Tahun 2026 yang digelar di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu, 7 Februari 2026.
Pada wisuda tahap I tersebut, UT Pontianak meluluskan 793 wisudawan dan wisudawati. Pihak universitas juga menyampaikan satu calon wisudawan meninggal dunia pada Desember 2025.
Sekda Harisson menyampaikan bahwa wisuda merupakan penanda perjuangan panjang para lulusan dalam menempuh pendidikan tinggi, sekaligus bagian penting dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan-wisudawati atas capaian membanggakan ini,” ujar Harisson.
Ia menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tahun 2025 sebesar 72,09 yang masuk kategori tinggi, namun menegaskan peningkatan SDM harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Capaian ini patut disyukuri, tetapi juga menjadi pengingat bahwa peningkatan SDM harus terus dilakukan melalui sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dunia kerja, dan masyarakat,” ujar Sekda, menjelaskan.
Harisson juga mengapresiasi Universitas Terbuka yang dinilai konsisten membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel bagi masyarakat.
“UT telah membuka kesempatan pendidikan tinggi yang terjangkau tanpa harus meninggalkan peran dan tanggung jawab masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK RI, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., dalam orasi ilmiahnya menekankan peran teknologi dalam transformasi pendidikan tinggi.
“Dengan teknologi modern, perkuliahan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, tanpa harus meninggalkan domisili untuk menempuh pendidikan hingga Sarjana, Magister, bahkan Doktor,” ucap Prof. Ojat.
Ia menyebut Universitas Terbuka menjadi pilihan strategis generasi muda, dengan sekitar 75 persen mahasiswa UT berusia di bawah 24 tahun, serta menegaskan pendidikan sebagai instrumen utama kemajuan daerah.
“Jika Kalimantan Barat ingin sejajar dengan provinsi-provinsi maju, maka yang harus dikelola adalah SDM-nya,” kata Prof. Obat.
Mewakili Rektor UT, Ketua LPPM UT Pontianak Prof. Dr. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa UT telah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum sejak terbitnya PP Nomor 39 Tahun 2022.
“Dari lebih 4.500 perguruan tinggi, hanya 24 yang berstatus PTNBH. Anda harus bangga menjadi lulusan Universitas Terbuka,” ujarnya.
Wisuda UT Pontianak Tahun 2026 mengusung tema “Bersama UT Pontianak, Menjangkau Tanpa Batas” sebagai komitmen memperluas layanan pendidikan tinggi hingga ke pelosok Kalimantan Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....