Indeks Pembangunan Manusia Dibidang Pendidikan Masih Rendah
- 06 Feb 2026 08:55 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Nunukan tercatat masih rendah, seperti pendidikan, kesehatan dan standar hidup. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan Iskandar Ahmadien menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Nunukan paling rendah, hal ini dikarenakan pendidikan hanya dilihat dari jenjang SMP saja, padahal sudah ada perguruan tinggi, selain itu ada paket A,B, dan C.
“Lumbis Pansiangan, masuk Nunukan, begitu Krayan Selatan, jadi wilayah-wilayah terluar itu juga Nunukan, kalau kita lihat parsial disini pasti kita lebih bagus tapi kalau itu dipisah-pisah mungkin Krayan sama wilayah tiga, kita pasti nomor satu atau nomor dua dibawah Tarakan, tapi ingat geografis kita ini kan luas coba bayangi anak-anak di Lumbis sana, daerah Mansalong pasti banyak yang tidak sekolah, akhirnya seperti itu”, ucapnay, Jumat, (6/2/2026).
Iskandar menjelaskan jika kesehatan dan kesejahteraan masih seimbang, diatas rata-rata sedangkan pendidikan hanya sampai tingkat SMP, sementara itu di Kabupaten Tana Tidung IPMnya lebih maju padahal belum ada perguruan tinggi, dengan luas wilayah lebih kecil dibandingkan Kabupaten Nunukan.
“Karena pendidikan kita rendah sampai SMP saja arahannya adalah dimana paket A, B, C ini kenapa tidak dimasifkan, kenapa anak-anak itu tidak mau sekolah di wilayah tiga khususnya, Krayan ada tidak program-porgram unggulan kita yang terkait dengan pendidikan, ayok kita sekolah, ayok kita sampai SMP, SMA, kalau dilihat di Nunukan pasti bagus”, ujarnya.
Ia mengungkapkan berdasarkan hasil survei dengan mengambil beberapa sampel di Kecamatan, ada Kepala Desa yang hanya tamatan SD, kemudian jaringan internet belum maksimal sehingga perlu ditingkatkan. Kemudian pendekatan terpadu dan berkelanjutan pada area-area tersebut secara langsung meningkatkan nilai IPM. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....