KKN UMP Dorong Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
- 06 Feb 2026 07:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kelompok 016 Desa Sawangan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan pelatihan pemanfaatan dan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis biopori di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap, meliputi sosialisasi materi serta praktik pembuatan lubang biopori yang diikuti oleh warga dan perangkat desa, khususnya ibu-ibu PKK.
| Baca juga: KKN Berdampak Dorong Kemandirian Desa |
Melalui pelatihan ini, masyarakat dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah organik melalui biopori guna mengurangi volume sampah, meningkatkan daya resap tanah, serta meminimalkan potensi genangan air saat musim hujan.
Kepala Desa Sawangan, Tapsir, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap program biopori dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan. “Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, saya berharap masyarakat Desa Sawangan semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Program biopori ini merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga,” ungkap Tapsir.

Dukungan serupa disampaikan oleh perwakilan DLH yang menilai biopori sebagai solusi sederhana dan aplikatif dalam pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga. “Pemanfaatan biopori dapat membantu mengurangi sampah organik rumah tangga sekaligus meningkatkan daya resap tanah. Kami berarap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan diterapkan secaara berkelanjutan di lingkungan masyarakat,” jelas Luthfi.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung di balai desa dan rumah warga. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan warga selama kegiatan berlangsung. Warga mengaku memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah genangan air.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami sebagai ibu rumah tangga jadi tahu cara mengelola sampah organik dengan pembuatan biopori. Selain lingkungan jadi lebih bersih, air juga tidak mudah menggenang saat hujan,” ujar Nur, salah satu warga Sawangan.
Melalui program ini, Tim KKN UMP Kelompok 016 Desa Sawangan berharap kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan DLH dapat mendorong terwujudnya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....