Sepekan Pencarian Nihil, Operasi SAR Nelayan Hilang Dihetikan

  • 04 Feb 2026 17:49 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Majene – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Muh. Rifai (32), nelayan asal Desa Onang yang dilaporkan jatuh dari kapal di perairan Majene, Sulawesi Barat, resmi dihentikan pada Selasa 3 Januari 2026.

Hingga hari ketujuh pencarian, keberadaan korban belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju, Mahmud Afandi, menyatakan bahwa tim gabungan telah melakukan upaya maksimal di lapangan. 

Pada hari terakhir ini, penyisiran dilakukan hingga mencakup area seluas 96 nautical mile.

"Tim SAR Gabungan membagi kekuatan menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). SRU satu menggunakan RIB 01 Majene dan SRU dua menggunakan perahu karet (RSI). 

Namun, hingga pukul 16.00 WITA, hasil pencarian masih nihil," ujar Mahmud Afandi dalam keterangannya.

Penutupan operasi ini dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas yang membatasi waktu pencarian selama tujuh hari. 

Keputusan ini juga diambil setelah melalui proses evaluasi bersama seluruh unsur tim gabungan dan pihak keluarga korban.

"Karena operasi sudah berlangsung selama tujuh hari dan hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR kami nyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....