Wali Kota Sidak Parkir Semrawut di Balai Kota
- 04 Feb 2026 14:50 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ketertiban ruang publik kembali jadi sorotan serius Pemerintah Kota Banjarmasin. Rabu. 4 Februari 2026, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Balai Kota, dan mendapati sejumlah persoalan yang dinilai mencederai fungsi ruang publik, bahkan terjadi tepat di jantung pemerintahan kota.
Dalam sidak tersebut, Yamin menyoroti parkir kendaraan roda empat yang memakan bahu jalan di depan Balai Kota Banjarmasin. Kondisi area belakang kantor yang masih menyisakan bangunan terbengkalai dengan besi mencuat, hingga keberadaan pohon besar juga dinilai perlu ditata ulang demi keselamatan dan estetika.
“Bahu jalan itu bukan tempat parkir. Kalau masih ada ruang di dalam, gunakan semaksimal mungkin di dalam,” katanya, tegas. “Jangan lagi memakan jalan umum, karena itu hak masyarakat”.
Menurutnya, praktik parkir di bahu jalan bukan sekadar mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mencerminkan lemahnya disiplin pengelolaan fasilitas pemerintahan. Ia menilai ironis jika kawasan Balai Kota yang seharusnya menjadi contoh, justru menampilkan wajah ketidaktertiban.
“Kawasan Balaikota ini harus jadi contoh. Kalau di sini saja semrawut, bagaimana kita mau menertibkan yang lain?” ujarnya dengan nada tegas. “Praktik parkir di bahu jalan bukan sekadar mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mencerminkan lemahnya disiplin pengelolaan fasilitas pemerintahan”.
Yamin pun mengisyaratkan perubahan besar dalam pola parkir di lingkungan Balai kota dam memastikan sebagian besar titik parkir akan dipindahkan ke area belakang kantor, yang selama ini dinilai belum dimaksimalkan. Tak berhenti di situ, Wali Kota juga mendorong pembatasan penggunaan kendaraan roda empat bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Banjarmasin.
“Kalau memang sudah tidak difungsikan, ya kita buka. Parkir itu sebagian besar kita pindahkan ke belakang. Ini sudah lama sebenarnya, tinggal kita menertibkan,” katanya. “Penggunaan sepeda motor bisa menjadi solusi konkret untuk mengurangi kepadatan parkir. Kurangi mobilnya, supaya kawasan ini lebih maksimal dan tertata”.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....