Gedung Negara Tri Arga, Istana Menyimpan Sejarah Perjuangan
- 04 Feb 2026 12:10 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Gedung Negara Tri Arga, yang lebih dikenal masyarakat sebagai Istana Bung Hatta, menjadi salah satu bangunan bersejarah penting di pusat Kota Bukittinggi. Gedung ini merupakan bekas kediaman Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, sekaligus saksi perjalanan panjang perjuangan bangsa di ranah Minangkabau.
Pada masa sebelum kemerdekaan, gedung ini berfungsi sebagai gedung pertemuan penting dan rumah tamu agung, serta pernah menjadi tempat persinggahan Bung Hatta. Namun, bangunan aslinya tidak lagi berdiri setelah dibumihanguskan oleh tentara Belanda dalam Agresi Militer Belanda II pada tahun 1948.
Sebagai upaya menghidupkan kembali simbol perjuangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat membangun ulang gedung ini pada tahun 1961, di bawah kepemimpinan Gubernur Kaharudin Datuk Rangkayo Basa. Pembangunan kembali Gedung Negara Tri Arga menjadi simbol kebangkitan serta penghormatan terhadap jasa para tokoh bangsa, khususnya Bung Hatta.
Nama “Tri Arga” sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam. Berasal dari bahasa Sanskerta, Tri berarti tiga dan Arga berarti gunung. Nama ini merepresentasikan tiga gunung besar yang mengelilingi Kota Bukittinggi, yakni Gunung Singgalang, Gunung Marapi, dan Gunung Sago, yang menjadi penanda geografis sekaligus simbol kekuatan alam Minangkabau.
Dari sisi arsitektur, Gedung Negara Tri Arga tampil megah dengan koridor depan berpilar silinder yang khas. Letaknya yang strategis, tidak jauh dari Jam Gadang, menjadikan gedung ini mudah diakses dan kerap menjadi perhatian wisatawan.
Saat ini, Istana Bung Hatta berfungsi sebagai rumah tamu negara, pusat seminar dan pertemuan kenegaraan, serta objek wisata sejarah. Di dalamnya tersimpan berbagai koleksi foto dan dokumentasi yang menggambarkan perjalanan hidup serta perjuangan Bung Hatta.
Sebagai salah satu ikon Kota Bukittinggi, Gedung Negara Tri Arga tidak hanya menjadi bangunan fisik bersejarah, tetapi juga pengingat akan semangat patriotisme, kesederhanaan, dan nasionalisme Bung Hatta di kota kelahirannya.(ER)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....