Markas Satgas Pamtas Jadi Lokasi Bakti Kesehatan Masyarakat
- 01 Feb 2026 13:06 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID. Nunukan: Markas Satgas Pamtas Yonkav 13/SL (Tompan) bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat pada Sabtu (17/01/2026). Sinergi kuat antara Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yayasan Laskar Perbatasan Peduli, dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berhasil mewujudkan program khitanan massal bagi puluhan anak di Kabupaten Nunukan.
Plt. Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan yang membuka acara tersebut menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah modal utama dalam membangun daerah perbatasan. Kehadiran Dansatgas Pamtas Letkol Kaveleri Ikhsan Maulana Pradana beserta jajaran Forkopimda menunjukkan bahwa pertahanan wilayah tidak hanya soal fisik, tapi juga penguatan kesejahteraan sosial.
Kerja sama ini melibatkan tenaga medis profesional yang memberikan keahliannya secara tulus. PPNI sebagai organisasi profesi perawat memainkan peran krusial dalam menjamin sterilitas dan keamanan prosedur medis. Sinergi lintas profesi dan instansi seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah terpencil.
"Semoga Yayasan Laskar Perbatasan Peduli terus berkembang dan konsisten dalam menjalankan misi sosialnya di wilayah perbatasan", tambahnya.
Pemerintah daerah melihat kegiatan ini sebagai bentuk akselerasi layanan kesehatan di luar fasilitas formal. Dengan memanfaatkan sarana milik TNI dan tenaga sukarelawan, hambatan akses bagi warga kurang mampu dapat dipangkas. Ini adalah model kolaborasi strategis yang efektif dalam menyelesaikan persoalan sosial di lapangan secara cepat.
Dansatgas Pamtas menyambut baik penggunaan fasilitas militer untuk kegiatan kemanusiaan. Hal ini mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana prajurit tidak hanya menjaga garis batas negara, tetapi juga ikut aktif dalam membina dan membantu kesehatan generasi penerus bangsa di wilayah tugasnya.
Diharapkan, pola kolaborasi antara Yayasan Laskar Perbatasan Peduli, TNI, dan pemerintah ini dapat terus konsisten dilakukan. Konsistensi dalam menjalankan misi sosial di wilayah perbatasan akan memperkuat ketahanan sosial dan rasa nasionalisme warga, seiring dengan meningkatnya kualitas layanan kesehatan yang mereka rasakan secara langsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....