Personel Damkar Rutin Simulasi Padamkan Kebakaran Pemukiman Warga

  • 31 Jan 2026 22:27 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID. Nunukan: Meski angka kejadian kebakaran di wilayah Nunukan tergolong rendah, Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Nunukan tetap memperketat kesiapsiagaan. Salah satu strategi utamanya adalah dengan rutin menggelar simulasi penyelamatan dan pemadaman di titik-titik strategis.

Danton Jaga Damkar Nunukan, Suar mengungkapkan bahwa waktu luang saat standby tidak dibiarkan kosong, melainkan digunakan untuk mengasah ketangkasan personel.

Latihan rutin ini biasanya dipusatkan di depan Kantor Camat yang lokasinya tak jauh dari kantor Damkar, atau di kawasan Jalan Lingkar. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan; kedekatan dengan sumber air menjadi kunci utama efektivitas latihan.

"Kami melibatkan unit tempur lengkap, mulai dari Mobil PTO yang diisi 6 personel hingga Mobil Supply dengan 3 personel. Simulasi ini penting karena kondisi di lapangan sangat dinamis dan berbeda jauh dengan saat latihan," ujar Suar saat diwawancarai, Sabtu (24/01/2026)

Suar menjelaskan bahwa kendala terbesar saat terjadi kebakaran bukanlah hanya api itu sendiri, melainkan faktor lingkungan. Masyarakat yang berkerumun di lokasi kejadian seringkali secara tidak sengaja menghambat ruang gerak petugas.

"Di lapangan, gangguan dari kerumunan masyarakat seringkali menghambat proses pemadaman. Itulah mengapa mental dan prosedur tetap (Protap) personel harus terus dilatih agar tetap fokus meski di bawah tekanan massa," tambahnya.

Untuk mempercepat response time, petugas Damkar Nunukan menerapkan sistem piket 24 jam penuh. Selain menunggu laporan melalui telepon darurat, petugas juga melakukan pengamatan manual.

"Kami pantau dari lantai dua kantor. Karena posisinya tinggi, kami bisa mendeteksi titik api atau kepulan asap secara visual sebelum laporan masuk. Jika telepon berbunyi berkali-kali, itu tandanya ada kepanikan, dan tim harus segera meluncur," tegasnya.

Melalui upaya siaga ini, Damkar Nunukan berkomitmen untuk selalu hadir cepat di tengah masyarakat, memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....