Ratusan Amunisi dan Granat Ditemukan di Dok V
- 31 Jan 2026 20:07 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pekerja konstruksi menemukan sejumlah amunisi dan granat di lokasi, yang tertimbun dalam tanah, di lokasi yang tak jauh dari Dapur SPPG Polda Papua, Distrik Jayapura Utara, Senin (26/01/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIT saat para pekerja bangunan yang sedang melakukan penggalian guna pemasangan pondasi cakar ayam, di sela-sela mengerjakannya, salah satu tukang menemukan tiga kotak peluru logam berisi ratusan amunisi serta dua buah granat pada tempat yang digalinya. Temuan tersebut lantas langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Jayapura Utara.
Personel piket yang dipimpin oleh Pawas Kanit Samapta Polsek Jayapura Utara, langsung merespon dengan mendatangi lokasi kejadian kemudian segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan Unit Jibom Gegana Satbrimob Polda Papua untuk penanganan lanjutan.
Tim Unit Jibom Gegana Satbrimob Polda Papua yang dipimpin oleh Danden Gegana, AKBP. Clief Gerald P. Duwith, di TKP melaksanakan prosedur standar berupa pemindaian (scan), sterilisasi area, serta pengamanan terhadap amunisi dan granat yang ditemukan. Seluruh rangkaian penanganan selesai pada pukul 18.05 WIT dan barang berbahaya tersebut kemudian dibawa ke Mako Brimob Polda Papua untuk proses pemusnahan.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes. Pol. Fredrickus Maclarimboen menegaskan bahwa langkah cepat dan terukur ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat dan juga atas kesadaran warga yang pertama kali menemukannya.
"Langkah yang tepat bila masyarakat menemukan hal serupa dengan langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian," tegas Kombes. Fredericus Maclarimboen.
Ditegaskan Kapolresta Jayapura, setiap temuan amunisi maupun bahan peledak, sekecil apapun, harus ditangani secara profesional dan sesuai prosedur. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama Polri.
“Kami mengapresiasi kewaspadaan para pekerja yang tidak bertindak gegabah dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil awal, amunisi dan granat tersebut diduga merupakan peninggalan lama yang telah berkarat dan diduga berasal dari masa Perang Dunia II. Namun demikian, seluruh temuan tetap diperlakukan sebagai benda berbahaya hingga dilakukan pemusnahan secara resmi nantinya oleh unit yang berwenang.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura, apabila menemukan benda mencurigakan yang menyerupai amunisi atau bahan peledak, agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba membongkarnya. Segera laporkan kepada pihak Kepolisian terdekat agar dapat ditangani dengan aman,” tutup Kapolresta Jayapura.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....