Gegana Brimob Papua Musnahkan Mortir Sisa Perang Dunia II di Sentani

  • 05 Jun 2026 13:55 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua berhasil mengamankan dan memusnahkan sebuah bom sisa perang yang ditemukan warga di Sungai Aryau, Kompleks BTN Dunlop, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (02/06/2026).

Benda berbahaya tersebut diketahui merupakan bom pembakar peninggalan militer Amerika Serikat pada masa Perang Dunia II yang ditemukan di area sungai dan diduga masih aktif.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Jibom langsung menuju lokasi untuk mengamankan area dan memeriksa kondisi bom. Dari hasil pemeriksaan, tim menyimpulkan bahwa benda tersebut masih berpotensi meledak sehingga sangat berbahaya jika dipindahkan.

Untuk menghindari risiko yang lebih besar, tim kemudian memutuskan memusnahkan bom tersebut di lokasi penemuan sesuai prosedur penanganan bahan peledak.

Proses pemusnahan dilakukan dalam dua tahap dan berlangsung aman tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan di sekitar lokasi. Setelah itu, petugas kembali menyisir area guna memastikan tidak ada benda berbahaya lainnya yang tertinggal.

Dansat Brimob Polda Papua, Kombes. Pol. Adarma Sinaga mengatakan, penanganan cepat tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

“Setiap laporan terkait benda yang diduga bahan peledak selalu kami tindak lanjuti dengan cepat dan hati-hati. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan,” ujar Dansat Brimob Polda Papua.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Cahyo Sukarnito, mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang ditemukan, terutama yang menyerupai bom, mortir, granat, atau amunisi lama.

“Di beberapa wilayah Papua masih ditemukan sisa-sisa perlengkapan perang peninggalan Perang Dunia II. Jika menemukan benda yang mencurigakan, segera laporkan kepada polisi atau aparat setempat dan jangan mencoba membukanya sendiri karena dapat membahayakan keselamatan,” ujar kata Cahyo. Kombes. Pol. Cahyo Sukarnito.

Kabid Humas Polda Papua menegaskan bahwa kerja sama masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan akibat temuan bahan peledak atau amunisi sisa perang yang masih berpotensi berbahaya meskipun telah terkubur puluhan tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....