BPBD DKI: 30 RT Masih Tergenang Malam ini

  • 30 Jan 2026 20:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui genangan banjir di Jakarta. BPBD DKI melaporkan, hingga Jumat 30 Januari malam per pukul 20.00 WIB, sebanyak 30 RT masih terendam banjir.

Genangan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu 28 Januari 2026, disertai luapan sejumlah sungai utama. Kenaikan status waspada atau siaga 3 terpantau di sejumlah pos pantau.

Di antaranya adalah Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, Pintu Air Manggarai, hingga Pintu Air Karet. Kondisi tersebut memicu munculnya genangan di berbagai wilayah ibu kota.

Di Jakarta Selatan, banjir tercatat merendam satu RT di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Ini akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

Sementara itu, Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak terparah dengan total 27 RT tergenang. Rinciannya berada di Kelurahan Bidara Cina sebanyak 4 RT, Kampung Melayu 18 RT, serta Cawang 5 RT.

Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 140 sentimeter, juga dipicu hujan deras dan luapan Kali Ciliwung. Adapun di Jakarta Utara, genangan terjadi di dua RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter akibat luapan Kali Angke.

Akibat banjir tersebut, ratusan warga terpaksa mengungsi, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Di Kelurahan Kampung Melayu, pengungsi menempati SDN Kampung Melayu 01 dan 02 dengan jumlah 113 KK atau 405 jiwa.

Kemudian, di Masjid Jami Itihadul Ikhwan sebanyak 54 KK atau 171 jiwa, serta SMPN 26 Jakarta sebanyak 54 KK atau 250 jiwa. Di Kelurahan Cawang, pengungsi berada di Saung Lapangan Tenis RW 03 sebanyak 17 KK atau 40 jiwa dan Musholla Al Islah sebanyak 20 KK atau 50 jiwa.

Sementara di Kelurahan Bidara Cina, warga mengungsi di Aula Masjid Al Abror sebanyak 16 KK atau 54 jiwa, SKKT sebanyak 10 KK atau 23 jiwa. Lalu, di GOR Otista sebanyak 36 KK atau 127 jiwa, serta SDN 05 sebanyak 6 KK atau 50 jiwa.

BPBD juga melaporkan sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang kini telah surut, antara lain di Kelurahan Cililitan, Kembangan Selatan, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya. Kemudian, Tanjung Barat, Cilincing, Balekambang, Marunda, Pengadegan, Rawa Terate, Gedong, Kebon Baru, Cawang, Manggarai, Pejaten Timur, Rawajati, dan Kampung Melayu.

Selain permukiman, genangan di ruas jalan yang sempat terjadi di Pulo Raya IV, Petogogan, Jakarta Selatan. Serta Jalan Rawa Indah Dua, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara juga dilaporkan telah surut.

Dalam upaya penanganan, BPBD DKI mengerahkan personel untuk memantau kondisi di lapangan. Dalam hal ini, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Penyedotan air terus dilakukan dan fungsi saluran air dipastikan berjalan optimal, sembari menyalurkan kebutuhan dasar bagi para penyintas. BPBD DKI pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....