Bantuan Gempa Tahap II di Sulbar Menunggu Persetujuan Kemenkeu

  • 29 Jan 2026 14:01 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan pengajuan dana bantuan untuk pemulihan perumahan tahap kedua pasca bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada 2021 lalu, masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan. Sementara itu, progres pemulihan infrastruktur seperti jalan dan jembatan dalam lima tahun terakhir telah mencapai sekitar 90 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sulbar, Husain Mansur saat berdialog bersama RRI Mamuju, Kamis 29 januari 2026. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan pemulihan secara umum sudah terpenuhi sebagian besar.

“Berdasarkan pantauan kami terhadap kondisi jalan dan jembatan pasca bencana dalam lima tahun terakhir, progresnya sudah mencapai kurang lebih 90 persen. Alhamdulillah, sebagian besar kebutuhan sudah tercukupi, walaupun belum sepenuhnya,” jelas Husain Mansur.

Menurutnya untuk pemulihan perumahan tahap kedua, yang mencakup Kabupaten Majene dan Mamuju, pengajuan dananya telah sampai di Kementerian Keuangan. Ia menambahkan bahwa hambatan yang dialami saat ini masih dalam proses menunggu keputusan dari Kementerian keuangan.

“Saat ini, untuk infrastruktur perumahan tahap kedua, pengajuan dananya sudah berada di Kementerian Keuangan dan kami masih menunggu surat keputusan.”

Husain memperkirakan proses di Kementerian Keuangan akan selesai pada akhir Januari mendatang. Untuk mempercepat penyaluran, audiensi telah diajukan awal bulan Februari.

“Oleh karena itu, awal bulan depan kami telah mengajukan audiensi untuk memperjelas waktu penyaluran (transfer) dana ke daerah.”

Secara teknis, pelaksanaan di lapangan akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, sedangkan peran BPBD Provinsi adalah melakukan monitoring dan evaluasi. Dengan demikian, diharapkan dana dapat segera cair untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi pada 2021 lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....