Petani Singkil Butuh Dukungan Alsintan

  • 26 Jan 2026 22:17 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Para petani di Aceh Singkil yang tergabung dalam Koptan Agro Berkah Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil, kini mengaku kesulitan untuk mengelola lahan pertanian tanaman hortikultura mereka.

" Saat ini kita terpaksa mencoba penanaman dengan tanpa memakai obat-obatan hama maupun pupuk sebagai penyubur tanah," sebut Ketua Kelompok Tani (Koptan) Agro Berkah Sutan Syahrir, Senin (26/1/2026).

Pasalnya pasca banjir besar pada akhir November 2025 lalu, seluruh tanaman beserta pupuk dan obat-obatan yang menjadi aset berharga mereka turut ludes disapu banjir.

Bahkan saat ini, Sutan mengaku mereka sangat kesulitan untuk bekerlangsungan pengelolaan lahan pertanian tanaman palawija.

"Beragam jenis tanaman palawija yang mereka rawat semuanya mati terendam, sehingga kami mengalami kerugian mencapai puluhan juta," tambahnya.

Sutan menambahkan, bahwa bermacam bibit dan jenis tanaman hortikultura mereka mati akibat terendam banjir. Bahkan sudah memasuki masa panen, seperti cabai merah dan cabai kecil.

Disampinh itu, juga ada tanaman jagung manis memasuki fase pembuahan. Kemudian terong ungu sedang berbuah, kacang panjang sedang berbuah, termasuk tomat, timun, ubi kayu. Kemudian daun ubi sayuran dan kangkung yang siap panen dan pepaya.

Sebelumnya Sutan juga mengaku mereka sudah menyampaikan keluhannya tersebut kepada Wakil Bupati Hamzah Sulaiman, Kadis Pertanian Abd Haris, Kadis DLH Surkani, Kepala Dinas P2TSP Aidil Yudi Irawan, saat meninjau lahan pertanian Koptan Agro Berkah, sekaligus penanaman perdana cabai merah 1000 batang.

Dalam kunjungan Wakil Bupati serta Kadis Pertanian dan para penyuluh pertanian, mereka juga telah mengusulkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) seperti hand traktor dan alat penyemprotan obat tanaman.

“Kami berharap Pemkab merealisasikan kebutuhan kami, sehingga pertanian kami bisa kembali mendapatkan hasil yang maksimal," harap Sutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....