DKUKMP Banyumas Dorong Kemandirian Koperasi Desa Merah Putih
- 21 Jan 2026 10:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas terus mendorong perkembangan koperasi desa atau Koperasi Desa Merah Putih agar mampu tumbuh dan mandiri. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 62 koperasi desa telah beroperasi dari total 331 koperasi yang direncanakan.
Kepala Bidang Koperasi DKUKMP Kabupaten Banyumas, R. Alfian Hari Antono, S.E., mengatakan bahwa selain koperasi yang telah aktif, saat ini terdapat 134 unit gerai koperasi yang masih dalam proses pembangunan. Gerai tersebut meliputi kantor, pergudangan, dan fasilitas pendukung lainnya.
“Yang sedang dibangun saat ini ada 134 gerai, sedangkan yang sudah operasional sebanyak 62 koperasi. Kami berharap setelah pembangunan selesai, jumlah koperasi yang aktif bisa terus bertambah,” ujarnya pada Rabu (21/01/26).
Untuk mendorong koperasi desa agar tetap aktif dan berkembang, DKUKMP telah menjalankan berbagai program yang bersumber dari APBD maupun APBN. Salah satu fokus utama adalah pelatihan bagi pengurus koperasi.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait pemahaman pengurus terhadap sistem perkoperasian dan pengelolaan keuangan. Banyak pengurus koperasi yang belum sepenuhnya familiar dengan konsep koperasi.
Dalam pembinaan koperasi desa, pemerintah daerah menekankan pentingnya kemandirian. Menurut Alfian, pemerintah tidak ingin terlalu banyak campur tangan agar koperasi tidak bergantung pada bantuan pemerintah, seperti yang terjadi pada pengalaman sebelumnya.
“Kami mendorong koperasi agar bisa mandiri. Pemerintah tetap mendampingi, tapi tidak terlalu mengintervensi, supaya koperasi desa dan kelurahan bisa berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Alfian berharap peran aktif masyarakat desa dalam mendukung koperasi dengan menjadi anggota. Menurutnya, semakin banyak anggota, maka manfaat koperasi akan semakin besar dan dapat dirasakan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....