Satgas Pamtas Yonkav 13/Lembuswana Gelar Khitanan Massal

  • 17 Jan 2026 11:26 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: HUT Kavaleri TNI Angkatan Darat ke 76, biasanya diperingati dengan rangkaian kegiatan militer, tradisi satuan, dan kegiatan sosial. Satgas Pamtas Batalyon Kavaleri 13/Lembuswana yang bertugas di Kabupaten Nunukan menggelar berbagai kegiatan bakti sosial, seperti khitanan massal dengan sasaran sebanyak 50 anak di Kecamatan Nunukan. Dansatgas Pamtas Yonkav 13/ Lembuswana Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana mengatakan khitanan massal ini atas kerjasama dengan Yayasan Laskar Perbatasan Peduli Nunukan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Nunukan. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membantu keluarga kurang mampu, meningkatkan kesehatan anak, kemudian wujud kepedulian dan pengabdian Kavaleri kepada masyarakat. Ia juga mengatakan khitanan masaal ini dalam rangka HUT Kavaleri ke-76, dan rangkaian kegiatan sudah berlangsung seperti pembangunan Gereja, rehab Masjid, kemudian pembangunan WC umum gratis, dan rehab pasca kebakaran di Mansalong, Kecamatan Lumbis.

“Kami juga nantinya setelah ini ada rangkaian kegiatan seperti perlombaan mobil legend. Kemudian bola voli, kemudian doa bersama, ziarah, syukuran, gongnya itu syukuran dalam rangka HUT Kavaleri TNI AD yang ke-76 pada tanggal 9 Pebruari 2026”, ucapnya, Sabtu, (17/1/2026).

Sementara itu Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Iwan Kurniawan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini, khitanan massal bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga wujud nyata perhatian terhadap kesehatan anak-anak, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan. Selain itu khitanan memiliki manfaat penting, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi agama dan budaya, melalui kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan layanan kesehatan yang aman dan layak.

“Ini disinergikan juga dengan agenda ulang tahun Kavaleri ke 76, jadi ini sinergitas membuktikan bahwasanya TNI hadir bersama masyarakat, masyarakat juga bermitra dengan TNI/Polri, ini membuktikan di kita ini rukun bahwasanya pembangunan tidak hanya oleh satu sektor tetapi juga Pemerintah bersama masyarakat bersama aparat, kepada tenaga medis, terkhusus orangtua karena kalau tidak diantar anaka-anak, kegiatan ini tidak bisa terlaksana”, ujarnya.

Disisi lain Ketua Yayasan Laskar Perbatasan Peduli, Hamzah mengatakan kegiatan khitanan massal ini baru pertama kali dilakukan oleh Yayasan, dengan menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebesar Rp.100 juta, dengan mewujudkan kesehatan dan sejahtera masyarakat. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....