Jadikan Puasa Ramadan Sebagai Investasi Spiritual
- 18 Mar 2026 07:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr. H. Mahyuddin Barni, M.Ag., mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai investasi spiritual. Ajakan tersebut disampaikan Ustaz Mahyudin dalam Nur Ramadan di RRI Pro 1 Banjarmasin, Selasa, 17 Maret 2026.
Melalui tema dialog “Investasi di Bulan Ramadan” ditekankan pentingnya umat Islam menjaga kualitas ibadah, tidak hanya saat puasa tetapi juga setelahnya. Dikatakan, saat ini masih terdapat fenomena orang berpuasa yang mampu menahan lapar dan dahaga, tetapi belum menjaga perilaku.
"Perilaku seperti ghibah, mendengar hal buruk, dan mengganggu orang lain dinilai dapat mengurangi nilai pahala puasa.," katanya, mengingatkan.
Puasa, ujarnya, bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum saja,. Puasa juga menahan diri dari perkataan sia-sia dan perbuatan yang tidak baik.
Menurut Imam Al-Ghazali, puasa terbagi dalam beberapa tingkatan, yakni puasa awam dan puasa khawas. Puasa awam hanya menahan hal yang membatalkan, sedangkan puasa khawas menjaga seluruh pancaindra dari perbuatan dosa dan mengarahkannya pada kebaikan.
Untuk mencapai tingkat puasa khawas memerlukan latihan serius dan bertahap selama Ramadan. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan memperbaiki sifat agar menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Ustaz Mahyuddin menerangkan, tanda puasa yang diterima adalah adanya konsistensi dalam kebaikan setelah Ramadan, seperti menjaga ibadah dan perilaku. Selain itu, meningkatnya kepedulian sosial, seperti gemar bersedekah dan membantu sesama, menjadi indikator keberhasilan ibadah puasa.
Karena itulah, ustaz Mahyuddin mengingatkan, Ramadan harus dipandang sebagai sarana pelatihan rohani untuk membentuk disiplin diri dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan selama sebelas bulan setelah Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....