Lailatul Qadar, Malam Ampunan bagi Orang Beriman

  • 17 Mar 2026 07:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Umat Islam dianjurkan memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar, malam istimewa yang dijanjikan penuh keberkahan serta pengampunan dari Allah SWT.

Dai Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya, Ustaz Achmad Syarifuddin, dalam tausiyahnya dalam Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Selasa, 17 Maret 2026 menyampaikan bahwa Lailatul Qadar merupakan anugerah besar dari Allah bagi orang-orang yang beriman. Melalui malam tersebut, umat Islam diberi kesempatan luas untuk meraih ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

“Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang bangun pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” ujarnya

Menurutnya, malam Lailatul Qadar merupakan momentum luar biasa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah sekaligus memohon pengampunan kepada Allah SWT. Ia menjelaskan, istilah Lailatul Qadar berasal dari dua kata, yakni lailah yang berarti malam dan qadar yang bermakna kemuliaan, ketetapan, atau keagungan di sisi Allah. Karena itu, malam ini sering pula disebut sebagai malam penuh keberkahan atau lailatul barakah, malam kasih sayang dan keselamatan bagi manusia.

Keutamaan Lailatul Qadar juga ditegaskan dalam firman Allah SWT pada Surat Al-Qadr ayat 1–3: "Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairun min alfi syahr." Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”

Ustad Achmad menuturkan, pahala ibadah pada malam tersebut setara bahkan lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun 4 bulan. Selain itu, pada malam Lailatul Qadar para malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan kedamaian hingga terbit fajar. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam lanjutan ayat Surat Al-Qadr.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Allah juga memerintahkan umat Islam untuk berlomba-lomba meraih ampunan-Nya. Pesan tersebut tertuang dalam Surat Al-Hadid ayat 21 yang menyeru manusia agar bersegera menuju ampunan Allah dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

Menurut Ustad Achmad, malam Lailatul Qadar juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, memohon kebaikan serta memohon kepada Allah agar dijauhkan dari takdir yang buruk. “Karena waktu pasti Lailatul Qadar dirahasiakan oleh Allah SWT, maka tugas kita adalah memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa,” katanya.

Ia menambahkan, malam tersebut merupakan malam yang dipenuhi keselamatan dan ketenangan, sehingga umat Islam dianjurkan memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....