Hikmah Puasa Ramadan
- 17 Mar 2026 05:49 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO. ID, Banjarmasin - Sebagai salah satu momen istimewa bagi umat Muslim dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri bagi umat muslim adalah bulan Ramadan. Bukan cuma menahan lapar dan haus namun puasa juga memiliki banyak hikmah yang dapat membentuk karakter seseorang menjadi lebih sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama. Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz M. Abrar M.S., S.Th.I dalam acara Hikmah Subuh yang disiarkan RRI Pro4 Banjarmasin, Senin, 16 Maret 2026.
Menurutnya, puasa adalah titah yang sangat tinggi sebagaimana dalam Al Quran Allah Swt berfirman yang artinya: '“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Maka ketika Allah Swt memerintahkan dalam suatu pekerjaan atau amalan,
Dijelaskannya bahwa Allah Swt tentu juga menyediakan fasilitas-fasilitasnya berupa pahala yang berlipat ganda. Dalam hadis Nabi Muhammad Saw disebutkan apabila seseorang berpuasa di bulan Ramadan, dia mengerjakan satu kewajiban maka pahalanya 70 kali lipat daripada pahala kewajiban diluar bulan Ramadan. Fasilitas lain yang diberikan Allah Swt di bulan Ramadan yakni satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, membukakan orang berpuasa dan fasilitas-fasilitas lainnya.
"Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan dianjurkan bagi orang yang beriman untuk menghidupkan malamnya berta'aruf kepada Allah Swt. Itu bisa dilakukan baik di rumah, iktikaf di masjid maupun tempat yang lain," ujar Ustaz Abrar
Ia juga menyebutkan bahwa melalui puasa di Ramadan, ada banyak hikmah kebaikan didalamnya. Diantaranya melatih kesabaran, bukan sekedar haus dan lapar namun juga menahan diri dalam kemaksiatan dan sabar dalam ujian. Dunia merupakan penjara bagi orang-orang yang beriman, tetapi dia adalah surga bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah Swt.
"Maksud sabar dalam Islam itu adalah sabar aktif dan produktif. Artinya ketika kita mendapat musibah, ujian atau apapun yang tidak kita ingini ya kita tetap sabar namun ada evaluasi diri, tetap harus terus berusaha dan berdoa kepada Allah Swt," ujarnya menjelaskan
Melalui momen Ramadan umat muslim dapat belajar memahami kondisi orang-orang yang hidup dalam keterbatasan. Ketika merasakan lapar dan haus, seseorang diharapkan memiliki empati dan kepedulian terhadap yang membutuhkan untuk berbagi. Nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat hubungan dengan sesama manusia.
"Konsistensi di dalam ketaatan kepada Allah Swt itu adalah salah satu bentuk kesabaran. Agama Islam mengatur dengan baik, kerjakan perintah dan jauhi laranganNya," ucap Ustaz Abrar
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....