Menghidupkan I’tikaf, Momentum Mendekatkan Diri kepada Allah
- 13 Mar 2026 20:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya melalui i’tikaf di masjid. Ibadah ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk menenangkan hati, menjauh dari kesibukan duniawi, serta lebih fokus dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
I’tikaf secara bahasa berarti berdiam diri di suatu tempat, sedangkan dalam istilah syariat dimaknai sebagai berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT dalam waktu tertentu. Selama menjalankan i’tikaf, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan seperti shalat, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta berdoa.
| Baca juga: Mengejar Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan |
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sukolilo Kementerian Agama Kota Surabaya, Ulifah, menjelaskan bahwa i’tikaf merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. “I’tikaf menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan meninggalkan sejenak aktivitas duniawi dan memfokuskan diri pada ibadah,” ujarnya. Jumat, 13 Maret 2026.
Menurutnya, Rasulullah SAW secara rutin melaksanakan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai upaya mencari malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar. Malam tersebut memiliki keutamaan luar biasa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan atau sekitar delapan puluh tiga tahun ibadah.
| Baca juga: Puasa, Jangan Sampai Tambah Boros |
Ulifah menambahkan, i’tikaf tidak harus dilakukan selama sepuluh malam penuh. Umat Islam tetap dapat melaksanakannya meskipun hanya beberapa jam selama berada di masjid dengan disertai niat i’tikaf. “Yang terpenting adalah niat dan kesungguhan hati dalam beribadah, karena i’tikaf memberi ruang bagi kita untuk merenung, memperbaiki diri, serta memperkuat keimanan,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah seperti qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memanjatkan doa. Dengan kesungguhan tersebut, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan Ramadan dan berkesempatan mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....