KAI Daop 5 Identifikasi 3 Titik Pantauan Khusus saat Angkutan Lebaran

  • 13 Mar 2026 14:06 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengidentifikasi sejumlah titik yang memerlukan pemantauan khusus menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman di tengah potensi gangguan cuaca dan kondisi geografis di sepanjang jalur operasional.

Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, mengatakan terdapat tiga lokasi di wilayah Daop 5 yang menjadi perhatian khusus selama masa angkutan Lebaran. Ketiga titik tersebut memiliki potensi gangguan seperti longsor, banjir, hingga gerusan tanah di sekitar jembatan.

“Kami menyiapkan 58 petugas ekstra yang terdiri dari 50 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) ekstra, 5 Petugas Penjaga Jalur Lintasan (PJL) ekstra, dan 3 Petugas Penjaga Daerah Pantauan Khusus ekstra. Para petugas tersebut disiagakan untuk memastikan kondisi jalur kereta api tetap aman serta memantau kemungkinan adanya gangguan yang dapat menghambat perjalanan kereta api di sepanjang lintas operasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, titik pertama berada di jalur antara Langen dan Banjar yang memiliki tebing di sisi kanan dan kiri rel kereta api sehingga berpotensi longsor saat hujan deras. Meskipun secara historis belum pernah terjadi longsor di lokasi tersebut, pihak KAI tetap melakukan pengawasan intensif sebagai langkah antisipasi.

Titik kedua berada di kawasan Kawunganten–Jeruklegi yang memiliki jembatan dengan potensi terdampak banjir ketika debit air meningkat. Kondisi tersebut membuat petugas perlu melakukan pemantauan berkala untuk memastikan jalur tetap aman dilalui kereta api.

Sementara itu, titik ketiga berada di wilayah Purwokerto–Kroya tepatnya di kilometer 299 pada jembatan nomor 1109. Lokasi ini berpotensi mengalami gerusan tanah yang dapat memengaruhi kekuatan penopang jembatan sehingga membutuhkan pengawasan lebih intensif.

Selain mengawasi titik-titik tersebut, KAI juga memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan yang melibatkan berbagai unsur pengamanan serta petugas operasional.

Dalam operasionalnya, KAI Daop 5 Purwokerto juga menyiapkan puluhan petugas tambahan yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), Petugas Penjaga Jalur Lintasan (PJL), serta petugas pemantau daerah khusus. Mereka bertugas memastikan kondisi jalur kereta api tetap aman serta mengantisipasi gangguan yang berpotensi menghambat perjalanan kereta api.

Selain itu, KAI juga bekerja sama dengan berbagai pihak seperti TNI dan Polri untuk mendukung keamanan selama masa angkutan Lebaran. Sinergi ini dilakukan guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....