Kenapa Kurma Dianjurkan saat Berbuka?

  • 02 Mar 2026 12:15 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Kurma kerap dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa karena memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Dalam sejumlah hadis, Nabi Muhammad SAW menganjurkan berbuka dengan kurma, namun jika tidak tersedia, maka dianjurkan berbuka dengan air putih.

Anjuran tersebut kemudian diamalkan umat Islam sebagai bagian dari sunnah yang bernilai pahala dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang diyakini sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Kurma juga disebut dalam Al-Qur’an sebagai buah yang penuh keberkahan. Dalam kisah Maryam AS, Allah Swt memerintahkannya menggoyangkan pohon kurma saat hendak melahirkan Nabi Isa.

Dari sisi kesehatan, kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh. Kandungan ini membantu memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

Selain itu, kurma kaya akan serat, vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh. Nutrisi tersebut bermanfaat untuk menjaga daya tahan dan kesehatan pencernaan.

Mengonsumsi kurma saat berbuka bukan sekadar tradisi, melainkan wujud mengikuti ajaran Nabi. Para ulama menegaskan bahwa pahala suatu amalan bergantung pada niat pelakunya.

Jika diniatkan sebagai ibadah, makan kurma saat berbuka bernilai kebaikan dan pahala. Karena itu, tradisi ini terus dijaga oleh umat Islam di berbagai belahan dunia.

Amalan sederhana ini diyakini membawa keberkahan, baik secara spiritual maupun kesehatan. Dengan demikian, berbuka dengan kurma menjadi praktik yang sarat makna di bulan Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....