Simak Manfaat Anjuran Mengakhiri Makan Sahur
- 25 Feb 2026 12:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Mengakhirkan makan sahur hingga mendekati waktu Subuh merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Anjuran ini didasarkan pada hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, dilansir dari NU Online, Rabu, 25 Februari 2026.
Dalam hadis tersebut, Nabi Muhammad menganjurkan untuk menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. Batas akhir waktu sahur adalah saat masuk waktu salat Subuh, sehingga sahur yang dilakukan mendekati adzan dinilai lebih utama.
| Baca juga: Menunda Berbuka, Apakah Puasa Tetap Sah? |
Mengakhirkan sahur memiliki sejumlah hikmah bagi umat Muslim yang menjalankan puasa. Salah satunya adalah membantu tubuh tetap kuat menahan lapar sejak awal waktu puasa hingga waktu berbuka pada saat Maghrib.
Jika sahur dilakukan terlalu awal, misalnya setelah salat tarawih atau pada tengah malam, rasa lapar bisa datang lebih cepat. Kondisi ini berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah saat berpuasa.
Selain itu, sahur di akhir waktu membuat jarak antara selesai makan dan pelaksanaan salat Subuh menjadi lebih dekat. Kondisi ini memudahkan seseorang untuk segera melaksanakan salat di awal waktu dan menjaga kedisiplinan ibadah.
Dengan demikian, peluang untuk melewatkan atau menunda salat dapat diminimalkan. Hikmah lainnya adalah menghindari kebiasaan tidur kembali setelah sahur yang sering menyebabkan keterlambatan bangun untuk salat Subuh.
Banyak orang merasa waktu Subuh masih lama sehingga memilih tidur lagi, namun justru berisiko kesiangan. Hal ini tentu menjadi kerugian besar karena melewatkan salat tepat waktu.
Secara keseluruhan, sahur di akhir waktu dinilai lebih baik dibandingkan sahur terlalu awal, baik setelah tarawih maupun di tengah malam. Anjuran ini memiliki dasar yang kuat dari sisi dalil agama maupun pertimbangan rasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....