Ramadan Perkuat Kepedulian Sosial dan Jadi Titik Perubahan
- 24 Feb 2026 14:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ulama Majelis Dai Kebangsaan , Nofriati menyebut Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga penguatan kepedulian sosial. Ia mengatakan bahwa umat Islam diajak memahami penderitaan sesama yang hidup dalam kekurangan.
“Ramadhan juga mengajarkan empati. Ketika kita merasakan lapar, kita belajar memahami penderitaan orang lain,” ujar Nofriati dalam program Syiar Jelang Ramadan Pro3 RRI, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, zakat, infak, dan sedekah menjadi sarana membersihkan harta sekaligus membersihkan hati. Selain itu, amalan tersebut memperkuat ukhuwah dan membantu saudara yang membutuhkan.
Menurutnya, keimanan yang kuat tidak hanya terlihat dari banyaknya ibadah pribadi, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama. Ramadan, kata dia, menjadi ruang pembuktian bahwa iman harus melahirkan aksi sosial nyata.
"Keimanan yang kuat bukan hanya terlihat dari banyaknya ibadah pribadi. Semuanya juga dinilai dari kepedulian terhadap sesama," ucapnya.
Nofriati juga menekankan Ramadan sebagai titik perubahan dalam kehidupan seorang muslim. Ia mengingatkan agar bulan suci tidak berlalu sekadar sebagai rutinitas tahunan tanpa makna.
“Pertanyaannya adalah: apakah Ramadhan hanya akan menjadi rutinitas tahunan? Ataukah menjadi titik perubahan dalam hidup kita?” kata Nofriati.
Ia berharap Ramadan mampu mengubah kebiasaan buruk menjadi baik, kelalaian menjadi ketaatan, serta melembutkan hati yang keras. Menurutnya, jika selepas Ramadan seseorang lebih peduli kepada sesama, maka itulah tanda iman telah pulih dan menguat.
"Jika setelah Ramadhan kita lebih rajin shalat, lebih santun dalam berbicara. Kemudian lebih jujur dalam bekerja, dan lebih peduli kepada sesama, maka itulah tanda imannya kita telah pulih dan menguat," ujarnya.
Selain berdampak spiritual dan sosial, menurutnya, puasa juga memberi manfaat kesehatan karena sistem pencernaan memperoleh waktu istirahat. Dengan demikian, Ramadan menjadi momentum pembenahan menyeluruh, baik secara ruhani, sosial, maupun jasmani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....