BPS: Inflasi Ramadan Musiman dan dapat dikendalikan
- 24 Feb 2026 12:36 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sejumlah komoditas pangan diperkirakan akan mengalami kenaikan harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat selama periode Ramadan. Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju, Syfa Aulia Rahmi, menyebutkan selain ikan, komoditas beras juga menjadi salah satu komoditas yang hampir setiap ramadan mengalami kenaikan.
“Selain ikan itu, beras yang pasti ya. Karena permintaan beras di bulan Ramadan itu kan tinggi. Kemudian yang substitusi protein tadi, seperti telur dan ayam,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pola konsumsi masyarakat saat Ramadan turut mempengaruhi pergerakan harga, seperti kebutuhan bahan baku kue dan makanan olahan biasanya meningkat tajam, sehingga mendorong kenaikan harga minyak goreng, tepung terigu, dan gula meski dalam skala ringan.
“Biasanya di bulan Ramadan, karena tiba-tiba permintaan kue banyak, minyak goreng, tepung terigu, gula, itu juga biasanya menaikkan. Ada kenaikan harga sedikit,” jelas Syfa.
BPS pun mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman, terutama komoditas ikan yang sebelumnya mengalami lonjakan harga akibat keterbatasan pasokan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena dapat memicu kenaikan harga lebih tinggi. “Untuk masyarakat juga, jangan panic buying. Karena panic buying itu akan mendorong inflasi lebih tinggi lagi,” tegasnya.
Syfa menambahkan, inflasi saat Ramadan merupakan fenomena musiman yang umumnya dapat dikendalikan. Menurutnya, kenaikan harga dalam batas wajar justru menjadi hal yang normal ketika terjadi momen besar seperti Ramadan.
“Inflasi Ramadan ini musiman dan biasanya itu bisa dikendalikan. Maksudnya tidak yang sampai parah sekali. Jadi sebenarnya itu wajar. Malah kalau di Ramadan ada momen besar tapi malah deflasi, itu yang jadi tanda tanya. Jadi tidak apa-apa inflasi, yang penting inflasinya itu masih terjaga,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....