Komoditas Beras dan Telur Diprediksi Picu Inflasi Ramadhan
- 16 Feb 2026 11:08 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sejumlah komoditas pangan diperkirakan menjadi penyumbang inflasi menjelang dan selama bulan Ramadan, seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pokok dan kebutuhan konsumsi harian.
Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamuju Syfa Aulia Rahmi dari Badan Pusat Statistik menjelaskan bahwa selain komoditas ikan, beberapa bahan pangan lain secara rutin memberikan andil terhadap kenaikan harga pada periode tersebut (ramadan).
Menurutnya, beras hampir selalu menjadi komoditas utama penyumbang inflasi karena tingkat konsumsi masyarakat meningkat selama Ramadan. Selain itu, sumber protein pengganti ikan seperti telur dan daging ayam juga cenderung mengalami kenaikan harga akibat permintaan yang lebih tinggi.
“Selain ikan-ikanan, beberapa komoditas yang menjadi penyumbang inflasi khususnya di bulan Ramadan itu ada beras karena permintaannya tinggi. Kemudian substitusi protein seperti telur dan ayam,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menambahkan, meningkatnya kebutuhan bahan untuk pembuatan kue juga turut mempengaruhi harga sejumlah komoditas.
Minyak goreng, tepung terigu, dan gula biasanya mengalami kenaikan harga, meski umumnya dalam skala ringan hingga sedang.
BPS mengimbau masyarakat dan pemangku kebijakan untuk mewaspadai potensi kenaikan harga tersebut, terutama melalui pengendalian pasokan dan distribusi bahan pokok agar inflasi tetap terkendali selama Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....