KPID Sulbar Beberkan Kriteria Siaran Sehat Ramadan

  • 14 Feb 2026 03:40 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sulawesi Barat, Nur Ali, memaparkan kriteria siaran sehat selama Ramadan dan kewajiban lembaga penyiaran menghormati ibadah serta SARA.

Ia menjelaskan, siaran sehat Ramadan adalah program yang tidak melanggar etika dan moral, serta mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang diterbitkan KPI. Pedoman ini menjadi rujukan utama bagi radio dan televisi di Sulawesi Barat dalam mengemas konten selama bulan puasa.

“Kategori siaran sehat secara umum bahwa dia memenuhi kriteria tidak melanggar etika dan moral,” ujar Nur Ali dalam Dialog Halo Sulbar RRI Mamuju.

Menurutnya, P3SPS menekankan penghormatan terhadap perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan, termasuk keragaman usia, gender, dan kehidupan sosial ekonomi. Karena itu, konten siaran Ramadan di Sulbar dituntut menjaga sensitivitas terhadap keragaman tersebut, agar tidak memicu intoleransi di tengah masyarakat.

“Lembaga penyiaran wajib menghormati perbedaan suku, agama dan ras dan antar golongan yang mencakup keragaman beragama, usia, gender, atau kehidupan sosial ekonomi,” katanya.

Nur Ali menegaskan, pada bulan Ramadan, lembaga penyiaran harus memastikan umat Islam dapat beribadah dengan khusyuk tanpa terganggu konten siaran. Program yang disiarkan tidak boleh mengganggu suasana puasa, baik pada siang hari maupun malam hari ketika umat melaksanakan salat tarawih dan ibadah lainnya.

Ia mencontohkan, siaran yang mengarah pada intoleransi, provokasi, atau berpotensi mengganggu aktivitas ibadah seperti puasa dan tarawih melalui tayangan yang tidak sensitif, termasuk dalam kategori tidak sehat. Karena itu, pengelola program diminta lebih selektif memilih materi hiburan dan informasi selama Ramadan.

KPID Sulbar, kata dia, akan terus mengawasi isi siaran Ramadan di seluruh lembaga penyiaran agar prinsip saling menghormati antarumat beragama tetap terjaga. Pengawasan itu diharapkan membuat siaran Ramadan di Sulawesi Barat semakin sehat, edukatif, dan sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....