Luis de la Fuente, Arsitek Senyap di Balik Tiga Mahkota Spanyol

  • 20 Jul 2026 17:58 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID,Takengon - Tidak datang dengan sorotan besar, Luis de la Fuente justru menjadi sosok yang membawa Spanyol memasuki era kejayaan baru di bawah tangan dinginnya.

Dalam waktu singkat, pelatih berusia 65 tahun itu berhasil mempersembahkan Tiga gelar bergengsi untuk La Roja, yakni UEFA Nations League 2022/2023, EURO 2024, dan Piala Dunia 2026.

De la Fuente bukan pelatih yang dibangun dari reputasi besar di klub elite. Perjalanannya menuju puncak justru dimulai dari tempat yang sering luput dari perhatian, yakni pembinaan pemain muda Spanyol.

Bertahun-tahun ia bekerja di level akademi dan tim nasional kelompok umur, mengenal karakter para pemain muda, serta membangun fondasi generasi baru La Roja.

Sebelum akhirnya pria berkepala plontos tersebut dipercaya menangani tim senior Spanyol pada 2022, setelah menggantikan Luis Enrique.

Keputusan tersebut sempat menghadirkan tanda tanya. Namun, De la Fuente menjawab keraguan dengan prestasi.

Filosofi sepak bola Spanyol tetap dipertahankannya, tetapi juga memberikan sentuhan baru dengan permainan yang lebih agresif, fleksibel, dan berani memberikan ruang bagi pemain muda.

Gelar pertamanya bersama tim senior datang di UEFA Nations League 2022/2023. Spanyol mengakhiri penantian panjang dengan kembali meraih trofi internasional.

Kesuksesan itu berlanjut di EURO 2024. Spanyol tampil dominan sepanjang turnamen dan mengangkat trofi Eropa, setelah menunjukkan permainan konsisten dengan perpaduan pemain muda dan berpengalaman.

Puncak perjalanan De la Fuente terjadi di Piala Dunia 2026. Ia membawa Spanyol kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia setelah mengalahkan Argentina di laga final.

Tiga gelar dalam waktu kurang dari Empat tahun menjadikan De la Fuente sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Spanyol.

Keberhasilannya tidak hanya diukur dari trofi, tetapi juga dari kemampuannya membangun generasi baru La Roja.

Sebelum menangani tim senior, De la Fuente telah lebih dulu sukses di level usia muda. Dengan membawa Spanyol U-19 meraih gelar Eropa 2015, Spanyol U-21 juara Eropa 2019, serta medali perak Olimpiade Tokyo 2020.

Luis de la Fuente datang tanpa gemerlap nama besar, tetapi pergi dengan membawa sejarah.

Di tangannya, para pemain Spanyol bukan hanya menjadi sekumpulan talenta berbakat, melainkan sebuah keluarga yang haus akan kemenangan.

Ia adalah sosok di balik layar yang menyalakan kembali api kejayaan La Roja, membawa Spanyol menaklukkan Eropa dan dunia, serta mengukir namanya dalam tinta emas sepak bola.(FJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....