Argentina vs Spanyol, Adu Rekor di Final Piala Dunia 2026
- 19 Jul 2026 10:23 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Final Piala Dunia FIFA 2026 mempertemukan Argentina dan Spanyol dengan sejumlah rekor berpeluang tercipta.
- Rodri mencatat 648 operan sukses, rekor terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
- Spanyol datang ke final dengan catatan 37 pertandingan internasional tanpa kekalahan.
- Lamine Yamal menjadi pemain dengan dribel sukses terbanyak di Piala Dunia 2026, yakni 30 kali.
- Argentina tampil produktif dengan 19 gol dan mencetak minimal dua gol dalam 13 laga Piala Dunia beruntun.
- Lionel Messi memimpin perburuan Sepatu Emas adidas dengan delapan gol dan empat assist.
- Unai Simon mencatat enam nirbobol "clean sheet" dan Spanyol berpeluang menjadi juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina pada Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat, tidak hanya menyajikan duel dua tim terbaik dunia, tetapi juga menghadirkan deretan statistik menarik. Sejumlah pencapaian individu maupun tim berpotensi bertambah pada laga puncak tersebut.
Dilansir dari fifa.com, Rodri menjadi salah satu pemain yang paling menonjol sepanjang turnamen. Gelandang Spanyol itu telah mencatatkan 648 operan sukses, terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, melampaui catatannya sendiri pada edisi 2022 serta rekor sebelumnya yang dipegang Xavi dengan 599 operan sukses pada 2010.
Spanyol juga datang ke final dengan catatan impresif berupa 37 pertandingan internasional tanpa kekalahan. Torehan tersebut menyamai rekor terpanjang sepak bola internasional putra yang sebelumnya pernah dicapai Italia dan Argentina.
Di lini serang, Lamine Yamal menjadi pemain dengan jumlah dribel sukses terbanyak di Piala Dunia 2026 dengan 30 kali. Ia mengungguli Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Lionel Messi, dan Jeremy Doku, meski rekor sepanjang masa masih dipegang Diego Maradona dengan 53 dribel sukses pada edisi 1986.

Argentina tampil sangat produktif sepanjang turnamen dengan mencetak 19 gol atau rata-rata 2,71 gol per pertandingan. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak Brasil mencatatkan angka serupa pada 1970, sedangkan Spanyol telah mengoleksi 13 gol atau melampaui rekor terbaik mereka sebelumnya.
La Albiceleste juga mencatat sejarah dengan selalu mencetak sedikitnya dua gol dalam 13 pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Selain itu, Argentina telah mencetak gol dalam 16 laga Piala Dunia berturut-turut, menunjukkan konsistensi lini serang mereka di panggung dunia.
Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian setelah mengoleksi delapan gol dan empat assist. Torehan tersebut membuatnya memimpin perburuan Sepatu Emas adidas sekaligus menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak pada Piala Dunia 2026, yakni terlibat langsung dalam 12 gol Argentina.
Argentina juga menyapu bersih tujuh pertandingan menuju final. Tim asuhan Lionel Scaloni berpeluang menjadi negara kelima dalam sejarah yang menjuarai Piala Dunia dengan catatan kemenangan sempurna sepanjang turnamen.

Di kubu Spanyol, Unai Simon tampil luar biasa dengan mencatat enam nirbobol "clean sheet" dalam tujuh pertandingan. Penjaga gawang La Roja itu juga membukukan rekor 650 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia serta memiliki persentase penyelamatan terbaik di turnamen, mencapai 93 persen.
Spanyol yang baru kebobolan satu gol berpeluang mencatatkan sejarah sebagai juara Piala Dunia dengan jumlah kebobolan paling sedikit. Sementara itu, Argentina menyamai rekor jumlah gol dari luar kotak penalti dalam satu edisi turnamen dengan lima gol, dua di antaranya dicetak Lionel Messi.
Selain Messi, Mikel Oyarzabal juga berpeluang menorehkan sejarah bagi Spanyol. Penyerang La Roja tersebut telah mengoleksi lima gol, menyamai catatan Emilio Butragueno dan David Villa sebagai pencetak gol terbanyak Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia.
Dengan sederet statistik dan rekor yang telah tercipta, final Piala Dunia FIFA 2026 diprediksi berlangsung menarik antara Argentina dan Spanyol. Laga tersebut tidak hanya menjadi perebutan gelar juara dunia, tetapi juga berpotensi melahirkan catatan baru dalam sejarah sepak bola dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....