Prancis dan Inggris, Duel Hiburan untuk Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia

  • 17 Jul 2026 11:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pertandingan ke-103 di Piala Dunia menyajikan perjumpaan antara Prancis dan Inggris di laga perebutan tempat ketiga, mengincar hadiah hiburan usai menelan kekalahan di babak semi final masing-masing. Laga ini juga menjadi kesempatan terakhir bagi Kylian Mbappe untuk menambah pundi-pundi delapan golnya sekaligus menyalip Lionel Messi guna memenangi penghargaan top skor Piala Dunia yaitu Sepatu Emas.

Perebutan tempat ketiga akan berlangsung, Minggu, 19 Juli dini hari WIB, antara timnas Prancis versus Inggris. Laga yang akan digelar di Miami Stadiums itu akan menjadi pengobat kekecewaan skuad Les Blues dan juga The Three Lions.

Di kubu Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham - yang masing-masing mengoleksi enam gol - masih bisa mempertaruhkan peluang mereka untuk meraih penghargaan tersebut. Dengan kehadiran Mbappe dalam performa ganas yang selalu menjadi ciri khasnya setiap kali Piala Dunia bergulir, Prancis mengawali turnamen dengan sangat gemilang.

Anak asuh Didier Deschamps melaju lewat kemenangan impresif 3-1 atas jagoan Afrika, Senegal di laga pembuka. Setelah itu, Mbappe dkk meraih kemenangan mutlak 3-0 atas Irak, sebelum memuncaki Grup I berkat kemenangan telak 4-1 dari Norwegia.

Penampilan gemilang Prancis juga berlanjut di fase gugur. Mereka menorehkan hasil apik dengan melindas Swedia tiga gol tanpa balas, sebelum mengatasi perlawanan sengit Paraguay dan Maroko.

Kala menembus babak empat besar, skuad asuhan Didier Deschamps ini memiliki harapan tinggi untuk mencapai final ketiga mereka secara beruntun dan mengulangi kejayaan edisi 2018, akan tetapi Spanyol sukses meredam ambisi Prancis lewat kemenangan dua gol di laga semifinal yang berlangsung di Dallas Stadium.

Prancis kini tengah bersiap untuk penampilan keempat mereka di laga perebutan tempat ketiga, setelah sukses merebut medali perunggu pada 1958 saat melawan Jerman Barat dan pada 1986 saat melawan Belgia, sementara mereka harus merelakannya kepada Polandia pada edisi 1982. Inggris akan berlaga memperebutkan medali perunggu untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya takluk dari Italia pada 1990 dan Belgia pada 2018.

Jalan berliku Inggris

Sementara itu, Inggris memiliki perjalanan yang lebih berliku di sepanjang turnamen ini. The Three Lions tampil perkasa lewat kemenangan 4-2 atas Kroasia di pertandingan pertama mereka. Inggris kemudian dipaksa kembali membumi dengan skor kacamata kala melawan Ghana.

Namun, Inggris tetap sukses memuncaki Grup L berkat kemenangan atas Panama. Mereka sempat dibuat kerepotan oleh RD Kongo di Babak 32 Besar sebelum dwigol atau brace sang kapten Harry Kane di babak kedua yang meloloskan mereka.

Inggris lantas menghadapi laga berat menghadapi tuan rumah Meksiko di Babak 16 Besar. Skuad Negeri Raja Charles itu akhirnya menang dramatis 3-2. Di fase selanjutnya, Inggris sukses mengalahkan Norwegia melewati babak perpanjangan waktu di perempat final.

Musuh bebuyutan, Argentina, menanti di semi final, dan kali ini giliran Inggris yang harus berada di pihak yang kalah akibat comeback dramatis di semifinal yang berakhir untuk kemenangan Argentina 2-1 atas Inggris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....